Airlangga Bertemu SBY, Puan Yakin Golkar Tak Akan Tinggalkan Koalisi - Kompas.com

Airlangga Bertemu SBY, Puan Yakin Golkar Tak Akan Tinggalkan Koalisi

Kompas.com - 11/07/2018, 20:51 WIB
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengikuti jejak Presiden Joko Widodo membuat jaket kustom bertema Asian Games 2018.   Jaket kustom berwarna merah itu ia kenakan di atas panggung  panggung Konser 100 Hari Menjelang Asian Games 2018, Kamis (10/5/2018) malam. Humas Kemenko PMK Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengikuti jejak Presiden Joko Widodo membuat jaket kustom bertema Asian Games 2018. Jaket kustom berwarna merah itu ia kenakan di atas panggung panggung Konser 100 Hari Menjelang Asian Games 2018, Kamis (10/5/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani menilai pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (10/7/2018) lalu, adalah silaturahim biasa.

Meski tidak mengetahui pasti apa isi perbincangan Airlangga dengan SBY itu, namun ia yakin bahwa keduanya tidak membicarakan mengenai arah koalisi dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Menurut saya, itu silaturahmi biasa saja dilakukan. Bukan tidak mungkin tidak dilakukan. Tapi itu ya silaturahim," ujar Puan saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

"Silaturahim itu bisa juga bicara masalah lain di luar politik. Meski ya saya enggak tahu juga, tanyakan ke Pak Airlangga dan Pak SBY saja," lanjut dia.

Baca juga: Airlangga Hartarto Temui SBY, Politisi PDI-P Berprasangka Baik

Khusus soal Demokrat yang getol sekali mengajak partai politik bergabung ke dalam koalisi sendiri, Puan juga yakin Golkar tidak akan meninggalkan koalisi Jokowi.

"Sampai saat ini kan Golkar masih menyatakan bareng-bareng sama Pak Jokowi. Itu yang kita pegang ya," ujar Puan.

Saat ditanya apakah PDI Perjuangan memiliki langkah untuk mengantisipasi agar Golkar tidak meninggalkan koalisi Jokowi, Puan yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu tidak mau mengurusinya.

"Saya kan PDI-P, ya ngurusin PDI-P saja ya," lanjut dia.

Baca juga: Airlangga Bertemu SBY, Golkar Minta Tak Dibenturkan dengan Jokowi

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku tidak ada pembicaraan soal koalisi Pilpres 2019 dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Pertemuan tersebut digelar di kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (10/7/2018) sore.

"Belum ada. Kita bicara mengenai situasi (politik)," ujar Airlanggar seusai pertemuan.

"Komunikasi mengenai keadaan politik dan kerja sama antar partai selalu terbuka komunikasinya," tambah Airlangga.

Baca juga: Bertemu SBY, Airlangga Mengaku Tak Ada Pembicaraan Koalisi Pilpres

Hingga saat ini, Demokrat diketahui belum menentukan dukungan dalam Pilpres 2019. Sementara Golkar sudah memutuskan mendukung Joko Widodo. Demokrat tengah mendorong agar putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, bisa maju dalam Pilpres.

Keinginan itu dibahas dalam rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat yang digelar di Kediaman SBY, Senin (9/7/2018). Namun, suara Demokrat tidak cukup untuk mengusung sendiri pasangan capres-cawapres sehingga perlu dukungan parpol lain.

Kompas TV Simak dialognya dalam Sapa Indonesia Malam berikut ini



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X