Tantang Pengkritik Jokowi, Luhut Bertaruh Cium Kaki - Kompas.com

Tantang Pengkritik Jokowi, Luhut Bertaruh Cium Kaki

Kompas.com - 11/07/2018, 19:23 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan ketika ditemui di Kantor DPP PDI-P Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4/2018) KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan ketika ditemui di Kantor DPP PDI-P Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan gusar Presiden Jokowi terus "diserang" terkait utang pemerintah.

Luhut tidak menyebut siapa orang yang ia maksud. Namun, ia menantang orang tersebut menunjukan data dengan taruhan cium kaki.

"Yang bilang utang kita banyak datang ke saya, Luhut Binsar Panjaitan," ujarnya diacara Sarasehan Nasional: Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai Maluku, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

"Kalau saya salah, saya cium kakinya, tetapi kalau kau salah, kau cium kaki saya," sambung Luhut.

Baca juga: Kritik Amien Rais untuk Jokowi, dari Kondisi Ekonomi hingga Demokrasi

Mantan Komandan Satgas Tempur Khusus Kopassus itu mengaku tak main-main dengan tantangan yang ia sampaikan.

Tantangan itu ia sampaikan setelah tantangan sebelumnya tak ada yang menggubris. Sebelumnya Luhut menantang pengkritik Jokowi untuk bertemu dirinya. Namun, kata Luhut, hingga saat ini tak ada yang datang menemuinya.

Bagi dia, orang yang melontarkan kritik telah berbohong kepada publik karena kritik tidak sertai dengan data tepat.

Baca juga: Luhut Sebut Ada Tokoh Senior yang Asal Bicara Bohongi Rakyat

Luhut mengaku memiliki data valid soal utang pemerintah. Atas dasar itulah ia melontarkan tantangan untuk adu data.

Luhut memang tidak menyebut siapa tokoh senior yang ia maksud. Namun ia menyebut tokoh tersebut belum pernah duduk di pemerintahan.

Luhut juga mengungkap kalau tokoh senior tersebut sama sepertinya, sudah berusia kepala tujuh.



Kompas TV Dalam pertemuan itu, Luhut mengenang saat Anies sebagai anggota tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2014.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X