Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/07/2018, 15:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara dari sejumlah pemilihan kepala daerah (pilkada), termasuk Pilkada Jawa Barat.

Untuk Pilkada Jawa Barat, hasil penghitungan resmi KPU telah diketahui pada Minggu (8/7/2018).

Berdasarkan data KPU:

  • Jumlah pemilih: 31,73 juta pemilih
  • Jumlah surat suara sah: 21.979.995 suara
  • Jumlah surat suara tidak sah: 744.338 suara 

Dari hasil rekapitulasi KPU, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan sebagai pemenang dengan perolehan suara 7.226.254 (32,88 persen).

Pasangan calon nomor urut 2, Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan memperoleh suara sebanyak 2.773.078 (12,62 persen); pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu 6.317.465 suara (28,74 persen), dan paslon nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan 5.663.198 suara (25,77 persen).

Hasil rekapitulasi ini tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga yang telah dirilis setelah pemungutan suara, 27 Juni 2018.

Bagaimana perbandingannya?

Selengkapnya, berikut infografik Kompas.com, mengenai perbandingan hasil rekapitulasi KPU dengan hitung cepat sejumlah lembaga survei pada Pilkada Jawa Barat 2018:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Perbandingan Hasil Hitung Cepat dan Rekapitulasi KPU Pilkada Jabar
Rekapitulasi KPU vs Litbang Kompas

  • Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum
    Rekapitulasi KPU: 32,88 persen
    Litbang Kompas: 32,54 persen
    Selisih 0,34 persen
  • Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan
    Rekapitulasi KPU: 12,62 persen
    Litbang Kompas: 12,20 persen
    Selisih 0,42 persen
  • Sudrajat-Ahmad Syaikhu
    Rekapitulasi KPU: 28,74 persen
    Litbang Kompas: 29,53 persen
    Selisih 0,79 persen
  • Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi
    Rekapitulasi KPU: 25,77 persen
    Litbang Kompas: 25,72 persen
    Selisih 0,05 persen

Simpangan reratanya adalah 0,40 persen.

Rekapitulasi KPU vs Charta Politika

  • Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum
    Rekapitulasi KPU: 32,88 persen
    Charta Politika: 33,46 persen
    Selisih 0,58 persen
  • Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan
    Rekapitulasi KPU: 12,62 persen
    Charta Politika: 11,38 persen
    Selisih 1,24 persen
  • Sudrajat-Ahmad Syaikhu
    Rekapitulasi KPU: 28,74 persen
    Charta Politika: 30,16 persen
    Selisih 1,42 persen.
  • Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi
    Rekapitulasi KPU: 25,77 persen
    Charta Politika: 25,00 persen
    Selisih 0,77 persen.

Simpangan reratanya adalah 1,0025 persen.

Rekapitulasi KPU vs LSI Denny JA

  • Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum
    Rekapitulasi KPU: 32,88 persen
    LSI: 32,98 persen
    Selisih 0,10 persen
  • Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan
    Rekapitulasi KPU: 12,62 persen
    LSI: 12,98 persen
    Selisih 0,36 persen
  • Sudrajat-Ahmad Syaikhu
    Rekapitulasi KPU: 28,74 persen
    LSI: 27,98 persen
    Selisih 0,76 persen
  • Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi
    Rekapitulasi KPU: 25,77 persen
    LSI: 26,07 persen
    Selisih 0,30 persen

Simpangan reratanya adalah 0,38 persen.

Rekapitulasi KPU vs SMRC

  • Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum
    Rekapitulasi KPU: 32,88 persen
    SMRC: 32,26 persen
    Selisih 0,62 persen
  • Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan
    Rekapitulasi KPU: 12,62 persen
    SMRC: 12,77 persen
    Selisih 0,15 persen
  • Sudrajat-Ahmad Syaikhu
    Rekapitulasi KPU: 28,74 persen
    SMRC: 29,58 persen
    Selisih 0,84 persen.
  • Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi
    Rekapitulasi KPU: 25,77 persen
    SMRC: 25,38 persen
    Selisih 0,39 persen.

Simpangan reratanya adalah 0,50 persen.

Rekapitulasi KPU vs Populi Center

  • Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum
    Rekapitulasi KPU: 32,88 persen
    Populi: 33,25 persen
    Selisih 0,37 persen
  • Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan
    Rekapitulasi KPU: 12,62 persen
    Populi: 12,42 persen
    Selisih 0,20 persen
  • Sudrajat-Ahmad Syaikhu
    Rekapitulasi KPU: 28,74 persen
    Populi: 28,74 persen
    Tidak ada selisih
  • Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi
    Rekapitulasi KPU: 25,77 persen
    Populi: 25,59 persen
    Selisih 0,18 persen.

Simpangan reratanya adalah 0,1875 persen.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Rekapitulasi KPU Pemenang Pilkada Jabar

Kompas TV Sejumlah KPU daerah telah menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil pemilihan kepala daerah 2018.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat Tak Khawatir Pertemuan Surya Paloh-Jokowi Gagalkan Koalisi Perubahan

Demokrat Tak Khawatir Pertemuan Surya Paloh-Jokowi Gagalkan Koalisi Perubahan

Nasional
Sikap Hendra Kurniawan Berkilah Cari Alibi Jadi Faktor Pemberat Tuntutan Jaksa

Sikap Hendra Kurniawan Berkilah Cari Alibi Jadi Faktor Pemberat Tuntutan Jaksa

Nasional
Raih Penghargaan Adhi Makayasa Ringankan Tuntutan Irfan Widyanto

Raih Penghargaan Adhi Makayasa Ringankan Tuntutan Irfan Widyanto

Nasional
Jaksa Minta Hakim Tolak Semua Pembelaan Ferdy Sambo

Jaksa Minta Hakim Tolak Semua Pembelaan Ferdy Sambo

Nasional
Jaksa Tegaskan Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Tuding Pengacaranya Tidak Profesional

Jaksa Tegaskan Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Tuding Pengacaranya Tidak Profesional

Nasional
Jika Anies Gagal Jadi Capres, Wacana 'Reshuffle' Disebut Berhenti dan Skenario 'All Jokowi's Men' Terealisasi

Jika Anies Gagal Jadi Capres, Wacana "Reshuffle" Disebut Berhenti dan Skenario "All Jokowi's Men" Terealisasi

Nasional
Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara di Kasus “Obstruction of Justice” Brigadir J

Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara di Kasus “Obstruction of Justice” Brigadir J

Nasional
Hal Meringankan Baiquni Wibowo: Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Punya Anak Kecil

Hal Meringankan Baiquni Wibowo: Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Punya Anak Kecil

Nasional
Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus 'Obstruction of Justice' Brigadir J

Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus "Obstruction of Justice" Brigadir J

Nasional
Jaksa: Baiquni Wibowo Akses DVR CCTV Duren Tiga secara Ilegal

Jaksa: Baiquni Wibowo Akses DVR CCTV Duren Tiga secara Ilegal

Nasional
Wapres: Pemerintah Terus Perkecil Tingkat Korupsi

Wapres: Pemerintah Terus Perkecil Tingkat Korupsi

Nasional
Istana Benarkan Jokowi Bertemu Surya Paloh Kemarin Sore

Istana Benarkan Jokowi Bertemu Surya Paloh Kemarin Sore

Nasional
Kemenkes, BPOM hingga Perusahaan Farmasi Diminta Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal Akut

Kemenkes, BPOM hingga Perusahaan Farmasi Diminta Bertanggung Jawab atas Kasus Gagal Ginjal Akut

Nasional
Jaksa: Loyalitas ke Ferdy Sambo Jadi Alasan Kuat Ma'ruf Ikuti Rencana Pembunuhan Yosua

Jaksa: Loyalitas ke Ferdy Sambo Jadi Alasan Kuat Ma'ruf Ikuti Rencana Pembunuhan Yosua

Nasional
Dituntut 3 Tahun Penjara, Agus Nurpatria Dinilai Coreng Nama Baik Polri

Dituntut 3 Tahun Penjara, Agus Nurpatria Dinilai Coreng Nama Baik Polri

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.