Gerindra: Tak Ada Lawan Jokowi yang Setangguh Pak Prabowo

Kompas.com - 07/07/2018, 14:57 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan partainya akan tetap mengusung Prabowo sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

Gerindra konsisten dengan sikapnya, meskipun partai oposisi lain seperti PKS dan PAN sudah menawarkan Anies Baswedan sebagai opsi untuk diusung sebagai capres.

"Partai Gerindra tetap 100 persen mendukung Prabowo untuk menjad Capres 2019. Menurut saya, tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut pada Anies Baswedan," kata Dasco dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/7/2018).

Baca juga: Ketua DPP PKS: Anies-Aher dan Anies-AHY Bisa Jadi The Shocking Figure

Dasco mengatakan, ada dua alasan kuat bagi Gerindra untuk konsisten mendukung Prabowo.

Pertama, dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh kader Gerindra semua tingkatan yang disampaikan pada Rapimnas bulan April lalu.

Kedua, saat ini penantang Jokowi yang terkuat adalah Prabowo.

"Hasil Pilkada Jateng dan Jabar di mana suara paslon yang didukung Gerindra meroket adalah gambaran betapa besarnya dukungan masyarakat pada Pak Prabowo, sehingga secara realistis tidak ada lawan lain yang setangguh Pak Prabowo," kata Dasco.

Baca juga: Prabowo: Anies Baswedan Calon Wakil Presiden yang Serius

Mengenai berita di media massa yang menyebutkan Prabowo bersedia mendukung Anies, Dasco menilai hal tersebut hanya bentuk kerendah-hatian mantan Danjen Kopassus tersebut.

"Intinya beliau ingin adanya perbaikan di negeri ini," tambah Dasco.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera sebelumnya mengatakan, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menjadi sosok kuat sebagai penantang Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kata Mardani, PKS bersama Partai Amanat Nasional (PAN) menawarkan opsi tersebut kepada Partai Gerindra.

Baca juga: Waketum Gerindra: Tak Mungkin Anies Baswedan Presiden, Itu Berat...

"PKS dan PAN kian dekat kemudian menuju satu kesimpulan bahwa bersama dengan Gerindra kita menghasilkan figur yang menjadi penantang kuat Pak Jokowi," ujar Mardani ketika dihubungi, Jumat (6/7/2018).

"Di antara figur itu ada Mas Anies Baswedan, tetapi tentu Gerindra, kan, juga ada Pak Prabowo," tambah dia.

Mardani mengatakan, opsi apapun masih terbuka dalam koalisi Partai Gerindra, PKS, dan PAN.

Kompas TV Sudirman Said melaporkan dugaan kecurangan dalam Pilkada Jawa Tengah kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.


Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Nasional
582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional
CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Nasional
Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Nasional
Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

Nasional
Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Nasional
Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Nasional
Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan 'Taliban'

Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan "Taliban"

Nasional
Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X