Waketum Gerindra: Tak Mungkin Anies Baswedan Presiden, Itu Berat...

Kompas.com - 07/07/2018, 10:43 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono di Jakarta, Rabu (2/5/2018). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANWakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan ada dinamika di masyarakat yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

"Sekarang ada animo dan dinamika di masyarakat ingin (majukan) Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan)," ujar Ferry saat acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).

Ferry mengatakan, pilihan cawapres untuk Prabowo akan ditentukan oleh ketua umum Prabowo Subianto sendiri.

"Artinya Pak Prabowo yang mempunyai kebijaksanaan apakah mas Anies (Anies Baswedan) diikhlaskan ikut di dalam pilpres dengan catatan Pak Prabowo Subianto nawarin cawapres (kepada Anies)," kata dia.

Di sisi lain, Ferry menyatakan partainya tetap konsisten mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto, sebagai capres.

Ia menambahkan, upaya mengusung Anies sebagai capres pengganti Prabowo masih sebatas wacana. "Tak mungkin (Anies Baswedan) Presiden. Itu agak berat," kata Ferry.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan salah satu kandidat serius yang ia pertimbangkan untuk mendampinginya di Pilpres 2019.

Prabowo menilai Anies merupakan sosok yang memiliki kapabilitas sebagai calon wakil Presiden.

"Pak Anies salah satu calon, tokoh muda yang kami pandang capable. Jadi saya kira beliau calon serius juga. Calon wakil yang serius," ujar Prabowo saat ditemui di kediaman pribadinya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/7/2018).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Akan Beri Dukungan bagi Perempuan yang Jadi Kepala Keluarga akibat Bencana

Pemerintah Akan Beri Dukungan bagi Perempuan yang Jadi Kepala Keluarga akibat Bencana

Nasional
9 Hari Pelaksanaan Vaksinasi, Lebih dari 132.000 Tenaga Kesehatan Telah Disuntik Vaksin Covid-19

9 Hari Pelaksanaan Vaksinasi, Lebih dari 132.000 Tenaga Kesehatan Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
MA: Hanya 8 Persen Permohonan PK Koruptor yang Dikabulkan

MA: Hanya 8 Persen Permohonan PK Koruptor yang Dikabulkan

Nasional
Update Banjir Kalsel, Danrem: Sudah Tidak Ada Daerah Terisolasi

Update Banjir Kalsel, Danrem: Sudah Tidak Ada Daerah Terisolasi

Nasional
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Dua Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Nasional
Kemendagri Minta Pemda Segera Realisasikan APBD 2021 untuk Kesehatan dan Ekonomi

Kemendagri Minta Pemda Segera Realisasikan APBD 2021 untuk Kesehatan dan Ekonomi

Nasional
BNPB Minta Pemda Segera Selesaikan Data Rumah Rusak Pasca-gempa Sulbar

BNPB Minta Pemda Segera Selesaikan Data Rumah Rusak Pasca-gempa Sulbar

Nasional
Danrem Ungkap Kondisi Terkini Banjir di Kalsel, Air Mulai Surut

Danrem Ungkap Kondisi Terkini Banjir di Kalsel, Air Mulai Surut

Nasional
Menkes: 11 Persen Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

Menkes: 11 Persen Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

Nasional
Daftar Panjang Kontak Senjata TNI-Polri Vs KKB di Papua, Mayoritas di Intan Jaya

Daftar Panjang Kontak Senjata TNI-Polri Vs KKB di Papua, Mayoritas di Intan Jaya

Nasional
Sudah Turun ke Lapangan, Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Cuaca

Sudah Turun ke Lapangan, Bareskrim Sebut Banjir Kalsel karena Cuaca

Nasional
UPDATE 22 Januari: 77.942 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 22 Januari: 77.942 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE: Sebaran 13.632 Kasus Baru Covid-19, di DKI Jakarta Capai 3.792 kasus

UPDATE: Sebaran 13.632 Kasus Baru Covid-19, di DKI Jakarta Capai 3.792 kasus

Nasional
UPDATE 22 Januari: Ada 79.349 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 Januari: Ada 79.349 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Mendikbud: Ini Pertama Kalinya Semua Guru Honorer Berkesempatan Jadi PPPK

Mendikbud: Ini Pertama Kalinya Semua Guru Honorer Berkesempatan Jadi PPPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X