Sandiaga Sebut Anies Dinilai Prabowo Punya Potensi sebagai Cawapres

Kompas.com - 06/07/2018, 10:34 WIB
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno di Sunter, Jakarta Utara, Minggu (20/5/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIAnggota Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno di Sunter, Jakarta Utara, Minggu (20/5/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai oleh Prabowo Subianto memiliki potensi untuk berkontestasi di kancah nasional.

Sandiaga mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra itu tak menampik jika nama Anies memang banyak disebut oleh masyarakat untuk maju pada Pilpres 2019 sebagai cawapres.

"Pak Anies ini memang mencuri hati dan mencuri perhatian dari semua teman dan di mana masyarakat juga dapat terima," ujar Sandiaga di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

"Tentunya ini menjadi catatan tersendiri dan Pak Prabowo dari awal menyatakan bahwa Pak Anies ini punya potensi ke depan," kata Sandiaga.

Baca juga: Dampingi Prabowo, Anies Dinilai Waketum Gerindra Sudah Bisa Tinggalkan Jakarta

Jawaban itu disampaikan Sandiaga saat ditanya wartawan terkait potensi Anies menjadi cawapres Prabowo.

Saat ini, nama Anies juga terus didiskusikan oleh Partai Gerindra dan mitra koalisi. Terlebih, kata Sandiaga, nama Anies juga didengungkan oleh masyarakat di akar rumput untuk maju pada Pilpres 2019.

"Pak Anies ini diangkat oleh banyak elemen masyarakat. Tentunya kami harus mendengar aspirasi masyarakat. Tapi saya selalu ingin ingatkan elite, termasuk Gerindra, dengarkan aspirasi masyarakat," kata Sandiaga.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

Nasional
Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Nasional
Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Nasional
Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Nasional
Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Nasional
Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Nasional
UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

Nasional
UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

Nasional
Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Nasional
Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Nasional
KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X