Zulkifli Hormati Keinginan PKS Usung Anies Baswedan di Pilpres 2019

Kompas.com - 03/07/2018, 22:40 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menghormati keinginan PKS yang mengusulkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pemilu Presiden 2019.

"Kami menghormati kalau PKS ingin Anies Baswedan menjadi capres, itu bagus saja. Tentunya nanti PAN memiliki sikap sendiri," kata Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/7/2018), seperti dikutip dari ANTARA.

Dalam beberapa hari ini, Zulkifli mengaku semakin intens melakukan pertemuan dengan para pimpinan parpol tetapi belum ada hasil yang konkret.

Baca juga: Presiden PKS Sebut Pencapresan Anies Baswedan Belum Dibahas Majelis Syuro


Menurut dia, PAN tetap mengajukan empat nama sebagai bakal capres, yaitu Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir, dan mantan Ketua Umum PAN Hatta Radjasa.

"Apakah hasil Rakornas itu bisa berubah, itu tergantung koalisinya nanti karena PAN tidak bisa sendiri mengusung pasangan calon, kecuali kalau ambang batas pencalonan capres-cawapres nol persen," ujarnya.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Taufik Kurniawan mengklaim banyak partai meminta PAN berkoordinasi dan melakukan komunikasi untuk mengerucutkan nama capres-cawapres yang akan diusung di Pilpres 2019.

Baca juga: Bangga Hasil Pilkada Jabar-Jateng, PKS Belum Tentu Usung Prabowo Jadi Capres

Menurut dia beberapa partai seperti PDI Perjuangan, Golkar, dan Gerindra, intensif berkomunikasi dengan partainya.

"Parpol melakukan proses komunikasi politik dengan siapapun sepanjang batas waktu menit terakhir tidak terlewati maka tidak masalah," katanya.

Namun, dia mengatakan apabila koalisi sudah dibentuk maka PAN akan mematuhi keputusan akhir pasangan capres-cawapres yang akan diusung.

Baca juga: Pasca-Pilkada, Gerindra Makin Intensif Bangun Koalisi bersama PKS-PAN

Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan sejumlah kader partainya mengusulkan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

"Kalau kemudian Anies dimajukan ke tingkat nasional sekadar cawapres, saya kira tidak setara ya, antara yang diperjuangkan terus dapatnya cawapres. Lebih baik ke capres saja," ujarnya.

Menurut dia nama Anies muncul sebagai calon presiden karena pernah didorong menjadi Gubernur DKI Jakarta dan usaha untuk memenangkan Anies sangat luar biasa.

Sohibul mengatakan aspirasi itu sedang ditampung untuk diusulkan bersama nama lainnya ke Majelis Syuro PKS lalu akan ditentukan siapa yang akan diusung partainya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X