Pilkada Serentak 2018, Masyarakat Dinilai Makin Dewasa dan Cerdas Memilih

Kompas.com - 03/07/2018, 19:15 WIB
Pedagang melewati jajaran poster Pilkada Damai 2018 yang dipajang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (25/6/2018). Aksi yang digelar komunitas Komunikota Visual tersebut untuk mengajak warga menggunakan hak pilih dalam Pilkada Serentak pada 27 Juni mendatang serta berusaha mewujudkan berlangsungnya pilkada yang damai. ANTARA FOTO/MAULANA SURYAPedagang melewati jajaran poster Pilkada Damai 2018 yang dipajang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (25/6/2018). Aksi yang digelar komunitas Komunikota Visual tersebut untuk mengajak warga menggunakan hak pilih dalam Pilkada Serentak pada 27 Juni mendatang serta berusaha mewujudkan berlangsungnya pilkada yang damai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyatakan, proses pemungutan suara dalam Pilkada Serentak 2018 menunjukkan rakyat secara umum semakin dewasa dan cerdas dalam memilih.

"Secara umum saya melihat proses pilkada relatif demokratis, karena pilkada langsung menempatkan rakyat sebagai subyek. Bagaimana rakyat menentukan hasil pertarungan," ujar Boni saat diskusi yang bertajuk Evaluasi Kritis Pelaksanaan Pilkada Serentak di Media Center Bawaslu, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Baca juga: DKPP Proses 162 Aduan terkait Pilkada Serentak 2018

Boni menilai, masyarakat sekarang telah memiliki kesadaran politik yang semakin dewasa. Masyarakat di sebagian daerah mulai menimbang untuk memilih calon pemimpin yang punya potensi.

Boni HargensKOMPAS.com/SABRINA ASRIL Boni Hargens

"Bagaimana mereka menyikapi perbedaan pemilu sebagai sesuatu yang biasa," kata dia.

Selain itu, Boni juga mengapresiasi kinerja aparat keamanan, baik Polri, TNI, dan BIN yang telah bekerja secara profesional sehingga pilkada serentak relatif berjalan aman.

Baca juga: Hasil Pilkada Disebut Jadi Modal Kuat Bagi Jokowi Menuju Pilpres

Hal yang sama disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI) Girindra Sadino yang menyatakan, secara menyeluruh Pilkada Serentak 2018 berjalan kondusif.

Menurut dia, pilkada kali ini telah menunjukkan kemajuan bagi demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, Girindra meminta penyelenggara pemilu memanfaatkan dengan cara memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Baca juga: Hasil Pilkada Disebut Jadi Modal Kuat Bagi Jokowi Menuju Pilpres

Ia menuturkan, isu-isu negatif seperti ujaran kebencian dan isu SARA semakin berkurang.

"Wacana-wacana politik identitas dan SARA yang pernah dilontarkan di Pilkada DKI lalu, gagal total sebagai strategi politik untuk mendulang di pilkada serentak 2018," kata Girindra.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X