Banyak Kader Menang Pilkada, PDI-P Yakin Jokowi Menang Mudah

Kompas.com - 29/06/2018, 23:26 WIB
Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari saat diundang sebagai narasumber sebuah diskusi di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAPolitisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari saat diundang sebagai narasumber sebuah diskusi di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menilai Pilkada Serentak 2018 menunjukkan hasil yang patut disyukuri partainya.

Sebab, PDI-P menjadi partai paling banyak berhasil menempatkan para kadernya di posisi gubernur, sebanyak 4 orang dan wakil gubernur sebanyak 3 orang.

"Ini capaian tertinggi di antara partai-partai lainnya," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/6/2018).

Hal yang lebih membanggakan, kata Eva, PDI-P juga memenangkan 60 persen pilkada tingkat kab/kota, dengan menempatkan kader-kadernya sebagai 33 kepala daerah dan 38 wakil kepala daerah baru.

Eva juga mengklaim hasil ini melampaui prestasi parpol-parpol lain. Dia meyakini hasil positif pada Pilkada Serentak 2018 ini akan memudahkan Presiden Joko Widodo untuk terpilih lagi pada Pilpres 2019.

"Dengan semakin banyaknya para kepala daerah PDI Perjuangan, maka akan memudahkan memenangkan Jokowi sebagai presiden 2019-2024, termasuk demi menyukseskan program-program Presiden yang disiapkan PDI Perjuangan secara komprehensif dan berkesinambungan untuk pusat dan daerah," kata dia.

Eva juga menekankan bahwa kader yang diusung PDI-P dan memenangi kontestasi itu sudah melalui proses kaderisasi sejak awal.

Semua para kepala daerah baru tersebut disiapkan secara serius. Mereka harus bersekolah di Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat (Badiklatpus) PDI-P.

Di sana, para kader diberi pembekalan ideologi dan teknis tata kelola pemerintahan.

"Beberapa bukti dari hasil pendidikan tersebut, misalnya tidak satu pun calon PDI Perjuangan mengusung isu SARA tetapi fokus pada gagasan-gagasan pembaharuan demi segera mewujudkan keadilan sosial," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDI-P ini.

Eva memastikan PDI-P masih akan bekerja keras menyiapkan para pemimpin di legislatif untuk tahun 2019.

Sejak 2015, kata dia, Badiklatpus telah bekerja bersama 34 badiklat daerah dan 450 lebih badiklat cabang menyiapkan para caleg yang akan maju di pemilu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Nasional
Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Nasional
Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Nasional
Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Nasional
Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Nasional
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Nasional
Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Nasional
4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

Nasional
Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Nasional
Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Nasional
Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Nasional
Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Nasional
Jumat Besok, Polri Panggil Ketua Komite Eksekutif KAMI sebagai Saksi

Jumat Besok, Polri Panggil Ketua Komite Eksekutif KAMI sebagai Saksi

Nasional
KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Kasus PT Dirgantara Indonesia

KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Kasus PT Dirgantara Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X