Jokowi Bakal Sambut Langsung Mahathir di Bandara Halim Perdanakusuma

Kompas.com - 28/06/2018, 16:08 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui seusai Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOMenteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui seusai Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan menjemput langsung Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Diketahui, Mahathir tiba di Jakarta, Kamis (28/6/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Iya, Bapak Presiden nanti akan menjemput PM Mahathir di Bandara Halim," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kompleks Istana Presiden, Bogor, Kamis siang.

Seorang presiden menjemput langsung tamu negaranya di bandar udara itu merupakan di luar tradisi protokoler kepresidenan.

Selama Jokowi menjabat Presiden, ia baru satu kali menjemput tamu negaranya langsung di bandara, yakni ketika kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud disambut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di landasan pacu VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Kunjungan Raja Salman ke Indonesia setelah 47 tahun lalu dalam rangka kerjasama bilateral Indonesia - Arab Saudi.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud disambut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di landasan pacu VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Kunjungan Raja Salman ke Indonesia setelah 47 tahun lalu dalam rangka kerjasama bilateral Indonesia - Arab Saudi.
Artinya, apabila ditambah dengan menjemput PM Mahathir, Presiden Jokowi sudah dua kali menjemput tamu negara di luar tradisi keprotokoleran.

Namun Menlu Retno menyampaikan, kunjungan PM Mahathir ke Indonesia kali ini sangatlah penting.

"Prinsipnya satu, ini adalah kunjungan perkenalan. Beliau sebagai perdana menteri baru dan Indonesia adalah negara pertama di Asean yang pertama kali dikunjungi oleh beliau," lanjut Retno.

Baca juga: Mahathir: Dakwaan untuk Menjerat Najib Sedang Disiapkan

Meskipun kunjungan PM Mahathir bertajuk kunjungan perkenalan, namun pertemuan dengan Jokowi dipastikan akan diisi dengan pembahasan mengenai penguatan hubungan kedua negara, baik dari sisi ekonomi, sosial hingga kebudayaan.

Selain itu, topik yang juga tidak akan luput dibahas, yakni persoalan keberadaan WNI di Malaysia yang jumlahnya besar.

Retno enggan merinci rencana topik-topik pembicaraan Jokowi dengan PM Mahathir tersebut. Pasalnya, PM Mahathir akan melakukan kunjungan ke Istana Presiden Bogor pada Jumat (28/6/2018) besok.

"Untuk detailnya, besok. Tapi ya kira-kira itulah, salah satunya penguatan di bidang informasi teknologi, ekonomi dan tenaga kerja," ujar Retno.

Kompas TV Empat hari pasca-bebas dari tahanan politikus dan tokoh reformasi Malaysia, Anwar Ibrahim berkunjung ke Indonesia.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X