Zulkifli Nilai Kuatnya Basis Santri Jadi Faktor Tingginya Suara Sudrajat-Syaikhu

Kompas.com - 28/06/2018, 13:15 WIB
Calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat (tengah) dan Ahmad Syaikhu (kedua kanan) didampingi Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Tate Qomaruddin (kedua kiri) memberikan keterangan pers hasil hitung cepat Pilgub Jawa Barat 2018 di Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018). Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu menyatakan tetap menunggu real count dari hasil rekapitulasi KPU Jawa Barat serta tetap optimistis menang Pilgub Jawa Barat 2018. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBICalon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat (tengah) dan Ahmad Syaikhu (kedua kanan) didampingi Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Tate Qomaruddin (kedua kiri) memberikan keterangan pers hasil hitung cepat Pilgub Jawa Barat 2018 di Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018). Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu menyatakan tetap menunggu real count dari hasil rekapitulasi KPU Jawa Barat serta tetap optimistis menang Pilgub Jawa Barat 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perolehan suara pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilkada Jawa Barat relatif mengejutkan.

Berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat beberapa lembaga survei, perolehan suara Sudrajat-Syaikhu berada di posisi kedua, menempel pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum.

Sementara pada hasil survei beberapa lembaga sebelum pemungutan suara, pasangan Ridwan Kamil-Uu justru bersaing ketat dengan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Baca juga: Apa yang Membuat Suara Sudrajat-Syaikhu dan Sudirman Said-Ida Melonjak?

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, lonjakan perolehan suara Sudrajat-Syaikhu menunjukkan bahwa basis pemilih dari kalangan santri masih sangat kuat.

"Jadi di Jabar saya kira menunjukkan bahwa basis santrinya kuat sekali," ujar Zulkifli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Basis santri, kata Zulkifli, merupakan modal suara bagi pasangan Sudrajat-Syaikhu dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Faktor lain yang tak bisa dilepaskan adalah imbauan dari para ulama dan tokoh-tokoh Islam di Jawa Barat.

"Saya kira petanya jelas, ya. Itu kan PDIP 12 persen, sedangkan Deddy (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) dan Sudrajat Syaikhu ini kan basisnya sama. Apa yang diimbau ulama, tokoh-tokoh Islam itu hampir 60 persen," kata Zulkifli.

Baca juga: Litbang Kompas: Kekuatan Pasangan Sudrajat-Syaikhu dan Sudirman-Ida Mengejutkan

Pada Pilkada Jabar 2018, pasangan Sudrajat-Syaikhu didukung oleh Gerindra, PKS dan PAN.

Pasangan Ridwan Kamil-Uu didukung oleh empat partai, yakni PPP, PKB, Nasdem dan Hanura.

Sementara Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi diusung oleh Partai Demokrat dan Golkar. Sedangkan PDI-P mengusung pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan.

Berdasarkan hasil quick count empat lembaga survei, pasangan Ridwan Kamil-Uu memperoleh suara terbanyak.

Disusul oleh pasangan Sudrajat-Syaikhu, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

Nasional
Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Nasional
Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Nasional
Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Nasional
Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Nasional
Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Nasional
Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Nasional
Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Nasional
JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

Nasional
Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Nasional
KPK Tangkap 7 Orang Saat OTT Wali Kota Cimahi

KPK Tangkap 7 Orang Saat OTT Wali Kota Cimahi

Nasional
Resmikan Guest House di Kabupaten Malang, Gus Menteri Persilakan BUMDes Punya Unit Usaha Banyak

Resmikan Guest House di Kabupaten Malang, Gus Menteri Persilakan BUMDes Punya Unit Usaha Banyak

Nasional
Senin, Presiden Akan Putuskan soal Libur Akhir Tahun

Senin, Presiden Akan Putuskan soal Libur Akhir Tahun

Nasional
Kantongi Hasil Tes di Malaysia, Djoko Tjandra Mengaku Tak Pernah Minta Dibuatkan Surat Bebas Covid-19

Kantongi Hasil Tes di Malaysia, Djoko Tjandra Mengaku Tak Pernah Minta Dibuatkan Surat Bebas Covid-19

Nasional
PMI Imbau Masyarakat Sehat untuk Kembali Donasi Darah, Simak Caranya

PMI Imbau Masyarakat Sehat untuk Kembali Donasi Darah, Simak Caranya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X