Golkar Klaim Unggul di 9 Provinsi

Kompas.com - 27/06/2018, 18:15 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto didampingi sejumlah kadernya melakukan konferensi pers terkait Pilkada Serentak 2018 di gedung DPP Golkar, Jakarta, Senin (25/6/2018) DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKetua Umum Golkar Airlangga Hartarto didampingi sejumlah kadernya melakukan konferensi pers terkait Pilkada Serentak 2018 di gedung DPP Golkar, Jakarta, Senin (25/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar mengklaim unggul di 9 provinsi dalam Pilkada Serentak 2018.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam konferensi pers menyikapi hasil hitung cepat beberapa lembaga survei pada Pilkada 2018.

"Yaitu yang Partai Golkar mengusung bersama partai-partai lain menang, adalah Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara," kata Airlangga di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Baca juga: Golkar Sebut Ada Pembicaraan Koalisi dengan Demokrat

Dengan hasil sementara ini, menurutnya sudah sesuai dengan target. Ia menambahkan masih menunggu dari provinsi lain seperti Sumatera Selatan Selatan dan Riau.

Namun, untuk mencapai target 12 kemenangan tersebut Golkar terhambat di Sulawesi Selatan. Sebab hingga kini hasil hitung cepat sementara menyatakan pasangan calon yang diusung Golkar yakni Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar tertinggal dari Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

Hasil sementara hitung cepat atau quick count LSI Denny JA dalam Pilkada Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (27/6/2018), menunjukkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman berada pada posisi teratas perolehan suara.

Baca juga: Golkar Bantah Airlangga Adu Domba Jokowi-Megawati

Pantauan Kompas.com di Kantor LSI Denny JA berdasarkan data yang masuk sebanyak 96 persen, pasangan Nurdin-Andi memperoleh suara sebanyak 42,71 persen.

Sementara itu, pasangan Nurdin-Halid Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar memperoleh suara 26,94 persen.

"Kemudian kami masih melihat bahwa ada 2 daerah yang masih belum bisa kita katakan siapa pemenangnya yaitu Riau dan Sumatera Selatan," kata Airlangga.

"Namun patut diketahui bahwa sebetulnya Riau dan Sumatera Selatan baik yang diusung Partai Golkar maupun yang lainnya itu semuanya merupakan kader partai," lanjut dia.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Berupaya Mandiri Sediakan Vaksin Covid-19

Indonesia Berupaya Mandiri Sediakan Vaksin Covid-19

Nasional
Pernah Dimintai Rp 900 Miliar oleh Parpol Saat Berniat Nyapres, Rizal Ramli Gugat UU Pemilu

Pernah Dimintai Rp 900 Miliar oleh Parpol Saat Berniat Nyapres, Rizal Ramli Gugat UU Pemilu

Nasional
Pandemi Covid-19 Masih Terkendali Jadi Alasan DPR dan Pemerintah Tetap Gelar Pilkada

Pandemi Covid-19 Masih Terkendali Jadi Alasan DPR dan Pemerintah Tetap Gelar Pilkada

Nasional
Kasus Covid-19 Sentuh Rekor Tertinggi, Masyarakat Diingatkan Disiplin 3M

Kasus Covid-19 Sentuh Rekor Tertinggi, Masyarakat Diingatkan Disiplin 3M

Nasional
Pasien OTG Diminta Tak Gunakan Transportasi Umum jika Ingin Isolasi di Wisma Atlet

Pasien OTG Diminta Tak Gunakan Transportasi Umum jika Ingin Isolasi di Wisma Atlet

Nasional
Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

Nasional
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Nasional
OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

Nasional
Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Nasional
Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Nasional
Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Nasional
Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Nasional
Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Nasional
Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Nasional
Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X