Kompas.com - 25/06/2018, 17:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap bangkai kapal KM Sinar Bangun dapat segera diangkat ke permukaan. Kapal tersebut tenggelam pada awal lalu di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Budi mengatakan, apabila bangkai KM Sinar Bangun dapat segera diangkat, maka tim dapat segera melakukan evakuasi terhadap jenazah korban yang diduga masih terperangkap di dalam bangkai kapal motor tersebut.

Baca juga: Ahli Waris Korban Tewas KM Sinar Bangun Dapat Santunan Rp 50 Juta

Selain itu, segera setelah bangkai kapal diangkat, maka Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dapat melakukan evaluasi terkait penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

"Jika kapal itu bisa diangkat, kita bisa menemukan jenazah-jenazah, tetapi dari segi teknis KNKT dapat mengevaluasi apa jenis bentuk rancang bangun kestabilan yang ada pada kapal itu memenuhi syarat atau tidak," kata Budi di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).

Di samping itu, dapat pula dilakukan pemeriksaan dari sisi administrasi. Ia memberi contoh antara lain surat-surat izin maupun pengecekan.

Baca juga: Kecelakaan KM Sinar Bangun Karena Abainya Otoritas Pelayaran Setempat

Oleh karena itu, ia memandang pengangkatan bangkai KM Sinar Bangun sangat penting. Terkait hal ini, akan dibentuk satuan organisasi khusus.

"Jadi syahbandar di sana dapat terus beroperasi didampingi TNI dan Polri, jadi harus sesuai standar sampai ada pengelolaan organisasi lagi," ungkap Budi.

Tim gabungan yang dikoordinasi Basarnas telah menemukan dan mengidentifikasi KM Sinar Bangun.

Baca juga: Basarnas Analisa Objek Diduga Bangkai KM Sinar Bangun di Danau Toba

Basarnas bersama "Mahakarya Geo Survey" Ikatan Alumni ITB telah mengerahkan peralatan untuk mencari KM Sinar Bangun.

Dari identifikasi yang dilakukan, diketahui posisi KM Sinar Bangun berada pada koordinat 2,47 derajat lintang utara dan 98,6 derajat bujur timur.

Adapun posisi kapal diperkirkan pada kedalaman 450 meter di bawah permukaan air.

Kompas TV Untuk mencari letak keberadaan Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Badan SAR Nasional mengerahkan berbagai upaya pencarian manual.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.