INFOGRAFIK Serial Presiden: BJ Habibie

Kompas.com - 22/06/2018, 11:46 WIB
BJ Habibie KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoBJ Habibie

KOMPAS.com - Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ketiga Republik Indonesia, dikenal sebagai tokoh dengan segudang prestasi.

Pada 1995, Habibie merancang dan memimpin pembuatan Pesawat N250. Pesawat rancangan Habibie terbang tanpa mengalami "Dutch Roll", istilah untuk pesawat yang oleng.

Habibie menjabat Presiden menggantikan Soeharto yang menyatakan mundur setelah gejolak reformasi pada 21 Mei 1998.

Pada masa kepemimpinannya, Habibie melakukan sejumlah terobosan untuk memulihkan situasi pasca reformasi.

Baca juga: INFOGRAFIK Serial Presiden: Soekarno

Ia menjabat sebagai presiden selama 1 tahun 5 bulan. Selanjutnya, dijabat Abdurahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999.

Awal karier Habibie

Habibie lahir di Pare-pare Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936. Ia merupakan anak keempat dari Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardoyo.

Semasa kecil, menunggang kuda dan membaca merupakan kegemaran Habibie.

Ia mempunyai kelebihan dibanding teman-teman masa sekolahnya.

Pada 3 September 1950, ayah Habibie meninggal, tak lama setelah ia pindah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB).

BJ HabibieKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo BJ Habibie
Pada 1955, Habibie mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Rhenish Wesfalische Tehnische Hochscule, Jerman.

Di Jerman, pengetahuannya mengenai teknologi dan mesin semakin terasa.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kejahatan Siber, Kemenkominfo Dorong Kesadaran Perlindungan Data Pribadi

Cegah Kejahatan Siber, Kemenkominfo Dorong Kesadaran Perlindungan Data Pribadi

Nasional
Kasus Suap Proyek PUPR, KPK Panggil Politikus PKB

Kasus Suap Proyek PUPR, KPK Panggil Politikus PKB

Nasional
Soal Maju jadi Calon Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Kantongi 367 Suara

Soal Maju jadi Calon Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Kantongi 367 Suara

Nasional
Tjahjo Kumolo Teken Surat Edaran Penyederhanaan Eselon III, IV dan V

Tjahjo Kumolo Teken Surat Edaran Penyederhanaan Eselon III, IV dan V

Nasional
Anak Yasonna Laoly Penuhi Pangilan KPK

Anak Yasonna Laoly Penuhi Pangilan KPK

Nasional
KPK Periksa Mantan Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus Proyek IPDN

KPK Periksa Mantan Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus Proyek IPDN

Nasional
Kasus Penyiraman Novel Baswedan, antara Dugaan Laporan Palsu dan Rekayasa

Kasus Penyiraman Novel Baswedan, antara Dugaan Laporan Palsu dan Rekayasa

Nasional
Hal yang Harus Diketahui soal Sertifikasi Perkawinan dan Pro Kontra-nya

Hal yang Harus Diketahui soal Sertifikasi Perkawinan dan Pro Kontra-nya

Nasional
KLHK: Nilai Ganti Rugi Gugatan Karhutla Rp 315 Triliun, Tinggal Eksekusi

KLHK: Nilai Ganti Rugi Gugatan Karhutla Rp 315 Triliun, Tinggal Eksekusi

Nasional
Gara-gara Pilpres Masyarakat Terbelah, Demokrat: Bukan Alasan Presiden Kembali Dipilih MPR

Gara-gara Pilpres Masyarakat Terbelah, Demokrat: Bukan Alasan Presiden Kembali Dipilih MPR

Nasional
Marak Korupsi di Desa, ICW Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Desa Fiktif

Marak Korupsi di Desa, ICW Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Desa Fiktif

Nasional
Pemerintah Gelar Operasi 30 Hari di Laut, Atasi Kerusakan Lingkungan

Pemerintah Gelar Operasi 30 Hari di Laut, Atasi Kerusakan Lingkungan

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Ahok Tak Harus Mundur dari PDI-P jika Pimpin BUMN

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Ahok Tak Harus Mundur dari PDI-P jika Pimpin BUMN

Nasional
Fraksi Partai Demokrat Tolak Amendemen Terbatas UUD 1945 jika Ubah Mekanisme Pilpres

Fraksi Partai Demokrat Tolak Amendemen Terbatas UUD 1945 jika Ubah Mekanisme Pilpres

Nasional
Polri Terbitkan Telegram: Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Gaya Hidup Hedonis

Polri Terbitkan Telegram: Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Gaya Hidup Hedonis

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X