4 Terduga Teroris di Jabar dan Jateng Diduga Kelompok JAD

Kompas.com - 21/06/2018, 16:10 WIB
Tampak dalam sebuah tekaman CCTV rumah makan Sangkan Hurip 2, seorang terduga teroris berinisial FJ (27) tengah dikerubungi petugas Densus 88 yang mengenakan pakaian preman. FJ diduga kuat berafiliasi dengan ISIS. KOMPAS.com/AGIEPERMADITampak dalam sebuah tekaman CCTV rumah makan Sangkan Hurip 2, seorang terduga teroris berinisial FJ (27) tengah dikerubungi petugas Densus 88 yang mengenakan pakaian preman. FJ diduga kuat berafiliasi dengan ISIS.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri menangkap empat orang terduga teroris pada Selasa (19/6/2018). Keempatnya ditangkap di dua tempat berbeda: Bandung, Jawa Barat dan Kebumen, Jawa Tengah.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, kepolisian masih mendalami keterlibatan empat orang tersebut dalam kegiatan terorisme. Diduga, keempatnya terkait dengan kelompok sel Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Setyo mengungkapkan, ada dugaan keempatnya tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Dua kelompok tersebut terafiliasi dengan ISIS.

"Itu JAD. Pasti mereka yang ditangkap ada kaitannya dengan kasus-kasus lalu," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Baca juga: Empat Terduga Teroris Ditangkap di Jabar dan Jateng

Setyo menyebut, penangkapan keempatnya merupakan pengembangan dari kasus-kasus sebelumnya. Akan tetapi, ia tidak menyebut secara terperinci mengenai kasus yang dimaksud.

Keempat orang yang diamankan tersebut berinisial R, MN, F, dan FT alias FM. Mereka melakukan komunikasi dengan menggunakan media sosial Telegram.

Ada sejumlah barang bukti yang disita dari para terduga teroris yang diamankan, antara lain dompet berisi KTP, sejumlah uang, dan ponsel.

Adapun saat ini Densus 88 Antiteror tengah melakukan pendalaman terhadap pada terduga teroris yang ditangkap itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IAKMI: Angka Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Meningkat

IAKMI: Angka Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Meningkat

Nasional
Pengamat: Pilkada Lanjut, Sulit bagi Presiden Hindari Persepsi Publik soal Konflik Kepentingan

Pengamat: Pilkada Lanjut, Sulit bagi Presiden Hindari Persepsi Publik soal Konflik Kepentingan

Nasional
Konfederasi Persatuan Buruh: Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Konfederasi Persatuan Buruh: Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Nasional
Menteri PPPA Minta Perempuan sebagai Manajer Rumah Tangga Ingatkan Protokol Kesehatan Keluarga

Menteri PPPA Minta Perempuan sebagai Manajer Rumah Tangga Ingatkan Protokol Kesehatan Keluarga

Nasional
KPK Proses Surat Pemberhentian Febri Diansyah

KPK Proses Surat Pemberhentian Febri Diansyah

Nasional
Sejak Awal 2020, Kejagung Ringkus 80 Buronan

Sejak Awal 2020, Kejagung Ringkus 80 Buronan

Nasional
Kasus Covid-19 Pecah Rekor dalam 4 Hari, IAKMI: Pencegahan Kita Kurang Bagus

Kasus Covid-19 Pecah Rekor dalam 4 Hari, IAKMI: Pencegahan Kita Kurang Bagus

Nasional
UPDATE 25 September: 4.361 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 25 September: 4.361 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Selain Febri Diansyah, Pimpinan Sebut Tak Ada Pegawai Mundur karena Perubahan Kondisi KPK

Selain Febri Diansyah, Pimpinan Sebut Tak Ada Pegawai Mundur karena Perubahan Kondisi KPK

Nasional
DPR dan Pemerintah Akan Bahas Klaster Ketenagakerjaan, KASBI: Pemerintah Tak Peka Kondisi Rakyat

DPR dan Pemerintah Akan Bahas Klaster Ketenagakerjaan, KASBI: Pemerintah Tak Peka Kondisi Rakyat

Nasional
Polisi: JPU Nyatakan Berkas 3 Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Lengkap

Polisi: JPU Nyatakan Berkas 3 Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Lengkap

Nasional
Pengamat LIPI Sebut Publik Lebih Memikirkan Nasibnya ketimbang Pilkada

Pengamat LIPI Sebut Publik Lebih Memikirkan Nasibnya ketimbang Pilkada

Nasional
Ahli Kesehatan Tak Dilibatkan dalam Rapat tentang Pilkada, DPR dan Pemerintah Butuh Keputusan Cepat

Ahli Kesehatan Tak Dilibatkan dalam Rapat tentang Pilkada, DPR dan Pemerintah Butuh Keputusan Cepat

Nasional
Penerapan PKPU Pilkada Diminta Tegas, DPR: Bisa Dievaluasi jika Banyak Pelanggaran

Penerapan PKPU Pilkada Diminta Tegas, DPR: Bisa Dievaluasi jika Banyak Pelanggaran

Nasional
Pengamat LIPI: Pilkada 2020 Terkait Ambisi Parpol pada Pilpres 2024

Pengamat LIPI: Pilkada 2020 Terkait Ambisi Parpol pada Pilpres 2024

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X