INFOGRAFIK Serial Presiden: Soeharto

Kompas.com - 21/06/2018, 15:55 WIB
Kompas TV Pada 21 Mei, Indonesia akan memperingati 20 tahun orde reformasi.

Menko Ekuin saat itu, Ginandjar Kartasasmita bersama Menperindag Mohamad Hasan melaporkan kepada Presiden soal kerusakan jaringan distribusi ekonomi akibat aksi penjarahan dan pembakaran.

Bersama mereka juga ikut Menteri Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng yang melaporkan rencana penjualan saham BUMN yang beberapa peminatnya menyatakan mundur.

Pada 20 Mei 1998, 14 Menteri bidang ekuin mengadakan pertemuan di Gedung Bappenas kemudian menandatangani surat kesepakatan meminta Presiden Soeharto mundur dari jabatannya.

Mereka sepakat menyatakan tidak bersedia duduk dalam Komite Reformasi, ataupun Kabinet Reformasi hasil reshuffle.

Setelah mengalami tekanan dari berbagai pihak, pada 21 Mei 1998, Soeharto resmi mengundurkan diri dari kursi jabatannya digantikan BJ Habibie yang pada waktu itu menjabat sebagai Wakil Presiden.

Berikut infografik Presiden kedua RI, Soeharto:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo SOEHARTO

PERJALANAN KARIER:

Pemerintahan:
- Pejabat Presiden RI ( 1967 )
- Presiden RI ( 1968 )
- Presiden RI ( 1973 )
- Presiden RI ( 1978 )
- Presiden RI ( 1983 )
- Presiden RI ( 1988 )
- Presiden RI ( 1993 )
- Presiden RI ( 1998 - 1998 )

Menteri:
- Menteri Pertahanan Kabinet Ampera ( 1966 )
- Wakil Perdana Menteri Kabinet Ampera (disempurnakan) ( 1966 )
- Menteri Pertahanan Kabinet Pembangunan I ( 1968 )

TNI/POLRI
Kepangkatan:
- Letkol
- Kolonel ( 1957 )
- Brigjen ( 1960 )
- Mayjen ( 1962 )
- Jenderal ( 1966 )
- Letjen ( 1966 )

Jabatan:
- Shodancho (Komandan Peleton) PETA di Yogyakarta ( 1943 )
- Anggota Kepolisian Jepang Keibuho ( 1943 )
- Cudancho (Komandan Kompi) PETA di Madiun ( 1944 )
- Komandan Batalyon 10/Divisi IX ( 1945 )
- Komandan Resimen III Yogyakarta ( 1946 )
- Komandan Wehrkreise (WK) III Yogyakarta selama Aksi Kolonial II ( 1949 )
- Komandan Brigade X Yogyakarta hasil reorganisasi TNI di Divisi III/Diponegoro ( 1949 )
- Pemimpin Brigade Operasional/Teritorisl (O/TT) IV, Yogyakarta ( 1950 )
- Komandan Brigade Pragola, Salatiga ( 1951 )
- Operasi Penumpasan Pemberontakan Eks Batalyon 426, Jawa Tengah ( 1951 )
- Komandan Resimen Infantri 15, Solo ( 1953 )
- Komandan Gerakan Banteng Nasional (GBN) untuk menumpas DI/TII Jawa Tengah ( 1954 )
- Perwira Menengah Staf Umum AD yang diperbantukan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ( 1956 )
- Kepala Staf Teritorial IV/Diponegoro ( 1956 )
- Panglima Teritorial IV/Diponegoro Kota Semarang Jawa Tengah ( 1956 )
- Anggota Dewan Kurator Akademi Militer Nasional (AMN), Magelang ( 1957 )
- Deputy I KSAD merangkap Ketua Ad Hoc Retooling DEPAD ( 1960 )
- Panglima Korps Tentara I Caduad (Cadangan Umum AD) ( 1961 )
- Komandan Komando Pertahanan Udara Nasional ( 1961 )
- Panglima Mandala dalam rangka Pembebasan Irian Barat (Trikora) ( 1962 )
- Deputy Wilayah Indonesia Timur, Makassar ( 1962 )
- Pangkostrad ( 1963 - 1965 )
- Kepala Staf AD ( 1965 - 1967 )
- Menteri/Panglima AD dan Kepala Staf Komando Tertinggi (KOTI) ( 1966 )
- Waperdam (Wakil Perdana Menteri) ad interim Hankam/Menteri Panglima AD ( 1966 )
- Panglima ABRI/TNI ( 1968 - 1973 )
Penugasan :
- Penugasan hubungan Atase Militer RI, Beograd,Paris dan Bonn
- Membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR), Sentul, Yogyakarta ( 1945 )
- Menyerbu Magelang yang diduduki Belanda ( 1945 )
- Pertempuran Palagan, Ambarawa ( 1945 )
- Pemimpin Serangan Umum 1 Maret 1949 ( 1949 )
- Komandan Brigade Mataram penumpasan pemberontakan Andi Aziz ( 1950 )
- Naik pangkat menjadi Kolonel Sementara ( 1956 )
- Naik pangkat menjadi Kolonel TNI ( 1957 )
- Panglima Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) setel ( 1965 )
- Panglima Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) ( 1965 )
- Menerima Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) ( 1966 )

PENGHARGAAN:
- Bapak Pembangunan RI
- The Order of the Golden Ark Belanda
- Budaya Parama Dharma Indonesia
- Grand Collar de la Order Americana de Isable La Cototica Spanyol
- Grand Collar of the Nile Mesir
- Zon Al-Wonshal (Omayya-Grand Cordon) Suriah
- Grand Collar of the Order of Independence Qatar
- Kiladah Mubarok el-Kobir Kuwait
- Order of the Hero of Bahder Arab Saudi
- Knight Cross of the Order of the Bath (G.O.B) Inggris
- Order of the Great Yugoslav Star Yugoslavia
- Grand Cordon of the Supreme Order of the Chrysanthemum Jepang
- Satya Lencana Pahlavi Iran
- Orden Za Voine Zasluge Ireda Yugoslavia
- Gross Stern des Ehrenzeichens fuer Verdienste an die Republic Oesterreich Austria
- Grand Croix de la Legion d'Honneur Perancis
- Grand Gordon Ordre de Leopold Belgia
- Grand Collier Italia
- Sonderstufe des Grosskreuzes (Special Order of The Grand Cross) Jerman
- Order van de Nederlandse Leeuw Belanda
- Darjah Utama Seri Mahkota Negara (DMN) Malaysia
- The Most Auspicious Order of The Rajamitrabhorn Thailand
- Grand Collier de L'Ordre National de l'Independence
- Grand Collier of The Order of Sheba Ethiopia
- The Raja of The Order of Sikatuna Filipina
- Bintang Yudha Dharma Kelas I
- Satya Lencana Penegak
- Satya Lencana Wira Dharm
- Satya Lencana Satya Dharma
- G.O.M IV
- G.O.M III
- G.O.M II
- G.O.M I
- Satya Lencana Perang Kemerdekaan II
- Satya Lencana Perang Kemerdekaan I
- Satya Lencana Kesetiaan
- Satya Lencana Teladan
- Bintang Bhayangkara Kelas I
- Bintang Swa Buana Paksi Kelas I
- Bintang Garuda
- Bintang Jalasena Kelas I
- Bintang Kartika Eka Paksi Kelas I
- Bintang Sewindu APRI
- Bintang Gerilya
- Bintang Sakti
- Bintang Dharma
- Bintang Jasa Kelas I
- Bintang Mahaputra Kelas I
- Bintang RI Kelas I
- Penghargaan Medali Emas FAO ( 1986 )
- Bintang Kehormatan Moogunghwa Gerakan kepanduan Korea Selatan ( 1986 )
- Penghargaan Kependudukan PBB (United Nations Population Award - UNPA) ( 1989 )
- Medali Emas Unesco Avicenna (pendidikan) Unesco ( 1993 )
- The Spirit of Helen Keller (kesehatan) Helen Keller International ( 1994 )
- Penghormatan Tertinggi Order of Good Hope Pemerintah Afrika Selatan disampaikan Presiden Nelson Mandela Cape Town, Afrika Selatan ( 1997 )
- Penganugerahan Bintang Lima atau Pangkat Jendral Besar Bintang Lima ( 1997 )
"berdasarkan Keppres NO 44, 45, dan 46/ABTI/1997/tanggal 30 September 1997"

 

 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Otoritas Independen Diperlukan untuk Pastikan Efektivitas UU Perlindungan Data Pribadi

Otoritas Independen Diperlukan untuk Pastikan Efektivitas UU Perlindungan Data Pribadi

Nasional
Menilik 4 Kasus Rizieq Shihab: dari Baru Dilaporkan hingga Sudah Dilimpahkan ke Jaksa

Menilik 4 Kasus Rizieq Shihab: dari Baru Dilaporkan hingga Sudah Dilimpahkan ke Jaksa

Nasional
Presiden Jokowi: Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Rendah

Presiden Jokowi: Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Rendah

Nasional
Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Nasional
Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Nasional
Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Nasional
 Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Nasional
Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Nasional
Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Nasional
Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

Nasional
UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X