Jokowi Tinjau Proyek "Runway" dan Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 21/06/2018, 10:41 WIB
Presiden Joko Widodo saat konferensi pers di Ruang Teratai, Istana Presiden, Bogor, Selasa (12/6/2018, mengenai terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB. Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo saat konferensi pers di Ruang Teratai, Istana Presiden, Bogor, Selasa (12/6/2018, mengenai terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau proyek runway dan taxi way di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Jokowi tiba di lokasi proyek sekitar pukul 10.00 WIB, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Mereka langsung disambut Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama PT Pembangunan Perusahaan (PP) Lukman Hidayat.

Presiden yang mengenakan kemeja putih langsung menuju papan besar yang berisi penjelasan tentang proyek.

Presiden melihat-lihat papan itu sambil mendengarkan penjelasan dari Dirut Angkasa Pura.

Runway yang tengah dibangun ini adalah Runway ketiga di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta.

Presiden berharap, dengan bertambahnya Runway, tak ada lagi antrean pesawat yang hendak mendarat dan lepas landas.

Sebab, dengan tambahan Runway , pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta akan meningkat menjadi 114 pesawat per jam, dari saat ini hanya 81 pesawat per jam.

Setelah meninjau proyek, Jokowi dan rombongan langsung menuju Terminal I C Bandara Soekarno-Hatta untuk meninjau arus balik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X