Arus Balik, Penumpang Pejalan Kaki di Pelabuhan Merak Diprediksi Naik 5,9 Persen

Kompas.com - 19/06/2018, 17:21 WIB
Ribuan kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera memadati Dermaga IV Pelabuhan Merak saat terjadi ombak besar dan angin kencang, Jumat (1/12/2017). Rute penyeberangan Jawa-Sumatera di Selat Sunda terdampak siklon tropis Dahlia mengakibatkan kecepatan angin meningkat hingga 45 knot serta tinggi gelombang laut sampai 6 meter yang dapat mengancam keselamatan pelayaran membuat otoritas Syahbandar dan PT ASDP Merak menerapkan sistem buka tutup yang berdampak antrean kendaraan makin panjang. ANTARA FOTO/WELI AYU REJEKIRibuan kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera memadati Dermaga IV Pelabuhan Merak saat terjadi ombak besar dan angin kencang, Jumat (1/12/2017). Rute penyeberangan Jawa-Sumatera di Selat Sunda terdampak siklon tropis Dahlia mengakibatkan kecepatan angin meningkat hingga 45 knot serta tinggi gelombang laut sampai 6 meter yang dapat mengancam keselamatan pelayaran membuat otoritas Syahbandar dan PT ASDP Merak menerapkan sistem buka tutup yang berdampak antrean kendaraan makin panjang.

JAKARTA, KOMPAS.com- PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi lonjakan penumpang pejalan kaki pada puncak arus balik Lebaran dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (19/6/2018) ini hingga Rabu (20/6/2018) besok.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Anton Murdianto mengatakan, penumpang pejalan kaki diperkirakan meningkat hingga 5,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Saat puncak arus, penumpang pejalan kaki diprediksikan mencapai 25.931 orang atau naik sekitar 5,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 24.481 orang," kata Anton dalam keterangan resminya, Selasa (19/6/2018).

Baca juga: Selasa Siang, Kondisi Pelabuhan Merak Lengang

"Dari kapasitas terpasang yang disiapkan sebanyak 72.000 orang, hanya terpakai 36 persen, sehingga sangat memadai melayani arus balik Lebaran," sambung dia.

Anton memastikan, pihaknya telah menyiapkan 14 loket penumpang dan 31 loket kendaraan, dengan rincian 7 loket roda empat dan 14 loket roda dua untuk melayani arus balik Lebaran tahun ini.

Menurut Anton, tren penumpang pejalan kaki di Bakauheni mulai ramai sejak pagi hingga menjelang sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anton menjamin pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di pelabuhan demi mendukung kelancaran dan kenyamanan para pengguna jasa selama arus balik Lebaran.

"Penumpang pejalan kaki dapat menikmati ruang tunggu yang nyaman berkapasitas hingga 1.000 orang. Adapun di loket tiket penumpang telah disiapkan juga jalur khusus bagi ibu hamil, balita, lansia dan difabel," kata Anton.

Selain itu juga disediakan fasilitas kesehatan, toilet bersih, ruang menyusui dan fasilitas penunjang lainnya.

Baca juga: 89 Persen Pemudik Tinggalkan Pulau Jawa Melalui Pelabuhan Merak

Anton mengungkapkan, dari data yang ada, penumpang yang meninggalkan Pelabuhan Merak menuju Bakauheuni sejak H-8 hingga hari H Lebaran sebanyak 970.327 orang.

Sementara hingga H+3 Senin (18/6/2018), penumpang yang tiba di Pelabuha Merak dari Bakauheuni sebanyak 242.031 orang.

Jumlah itu baru 25 persen dari data penumpang yang meninggalkan Merak sejak H-8 hingga hari H Lebaran. 

"Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 20.145 unit atau 24 persen dari total 83.845 unit. Lalu, kendaraan roda empat atau lebih 29.140 unit atau 26 persen dari total 112.784 unit," kata Anton.

Kompas TV Simak informasi lengkap terkait arus balik lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung bersama Jurnalis KompasTV, Putri Aulia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Nasional
UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

Nasional
Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Nasional
Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Nasional
Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Nasional
Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Nasional
IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.