Polisi Terapkan “One Way” di Tol Cipali Arah Jakarta

Kompas.com - 19/06/2018, 15:50 WIB
Kendaraan dari arah barat ke timur padat merayap di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hingga Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Jawa Barat, Rabu (15/7). Dua hari menjelang Lebaran, antrean panjang kendaraan di tol terjadi mulai dari kilometer 160 Tol Cipali sampai km 207 Tol Palikanci.

Kompas/Jumarto Yulianus (JUM)
15-07-2015 KOMPAS/JUMARTO YULIANUSKendaraan dari arah barat ke timur padat merayap di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hingga Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Jawa Barat, Rabu (15/7). Dua hari menjelang Lebaran, antrean panjang kendaraan di tol terjadi mulai dari kilometer 160 Tol Cipali sampai km 207 Tol Palikanci. Kompas/Jumarto Yulianus (JUM) 15-07-2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi berencana memberlakukan sistem satu arah atau one way traffic di tol Jakarta-Cikampek arah menuju Jakarta untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Selasa (19/6/2018) malam.

Pantauan CCTV NTMC Polri pukul 14.45 WIB, tol Jakarta-Cikampek ruas Cikunir 5 kilometer 9 terlihat arus menuju Cikampek sudah steril dari kendaraan.

"Pokoknya nantinya (one way) dari kilometer 187 sampai kilometer 3," ujar Wakil Posko Operasi Ketupat 2018 Ajun Komisaris Besar Polisi Arsal Sahban di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Selasa.

Polisi, kata Arsal, akan melakukan rekayasa lalu lintas satu arah dari Tol Cipali arah Halim imbas kepadatan arus balik di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Ia menghimbau agar pengendara yang akan mengarah ke Cikampek tidak melalui tol Jakarta-Cikampek, tetapi melalui jalan arteri Kalimalang atau jalan alternatif lainnya.

"Masih bisa lewat kalau ke Bekasi masuk Kalimalang nanti naik ke tol Becakayu ini masih ada solusi," tutur dia.

Arsal menambahkan, puncak arus balik akan terjadi hingga Rabu (20/6/2018). Untuk mengurai kemacetan, rekayasa contra flow juga akan dilakukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Nasional
Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Nasional
Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Nasional
Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Nasional
Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Nasional
Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Nasional
Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Nasional
Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Nasional
Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Nasional
Jokowi Sampaikan Kendala Izin Impor Produk Indonesia ke PM Jepang

Jokowi Sampaikan Kendala Izin Impor Produk Indonesia ke PM Jepang

Nasional
MUI Luruskan Kabar soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

MUI Luruskan Kabar soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Nasional
Satgas: Pengurangan Aktivitas di Kantor Turunkan Potensi Penularan dan Kematian Akibat Covid-19

Satgas: Pengurangan Aktivitas di Kantor Turunkan Potensi Penularan dan Kematian Akibat Covid-19

Nasional
Pernyataan Menaker soal UU Cipta Kerja Untungkan Pekerja Kontrak Dinilai Prematur

Pernyataan Menaker soal UU Cipta Kerja Untungkan Pekerja Kontrak Dinilai Prematur

Nasional
Menkes Terawan Yakin Tak Ada Rumah Sakit Sengaja 'Meng-covid-kan' Pasien Meninggal Dunia

Menkes Terawan Yakin Tak Ada Rumah Sakit Sengaja "Meng-covid-kan" Pasien Meninggal Dunia

Nasional
Jokowi dan PM Jepang Sepakat Buka Perjalanan Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

Jokowi dan PM Jepang Sepakat Buka Perjalanan Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X