Hingga Rabu Petang, Penumpang Angkutan Lebaran Capai 6,9 Juta Orang

Kompas.com - 13/06/2018, 18:46 WIB
Suasana di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, selama arus mudik KOMPAS.com/ Aji YK PutraSuasana di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, selama arus mudik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan jumlah penumpang seluruh moda angkutan Lebaran mencapai 6.956.997 orang.

Data tersebut disampaikan di Posko Nasional Angkutan Lebaran 2018 di Kantor Kemenhub.

Angka ini merupakan angka kumulatif selama periode arus mudik, yakni 7 Juni 2018 (H-8 Lebaran) hingga Rabu (13/6/2018) atau H-2 Lebaran pukul 18.24 WIB.

Dari data itu, jumlah penumpang terbanyak adalah pada moda angkutan udara dan penyeberangan.

Jumlah penumpang moda angkutan udara mencapai 1.931.385 orang. Adapun jumlah penumpang moda angkutan penyeberangan terpantau mencapai 1.449.564 orang.

Baca juga: Rabu Sore, Jumlah Penumpang Angkutan Mudik Tembus 233.895 Orang

Sementara itu, jumlah penumpang moda angkutan kereta api mencapai 1.414.479 orang. Penumpang moda angkutan jalan mencapai 1.440.268 orang dan penumpang moda angkutan laut mencapai 717.691 orang.

Secara harian, selama hari Rabu ini hingga pukul 18.32 WIB, jumlah penumpang angkutan Lebaran mencapai 316.416 orang. Jumlah tertinggi adalah pada penumpang angkutan udara, yakni mencapai 162.875 orang.

Jumlah penumpang moda angkutan jalan tercatat mencapai 65.855 orang. Adapun jumlah penumpang angkutan laut terpantau mencapai 48.836 orang.

Dilaporkan pula jumlah penumpang moda angkutan kereta api mencapai 20.393 orang. Kemudian, jumlah penumpang moda angkutan penyeberangan mencapai 18.457 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X