Mudik Bareng BUMN 2018 Dimulai, Armada dan Peserta Naik 100 Persen Lebih

Kompas.com - 09/06/2018, 11:17 WIB
Suasana pelepasan Mudik Bareng BUMN 2018 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/6/2018). Menteri BUMN Rini Soemarno bersama para direktur utama BUMN memimpin secara simbolis pelepasan mudik tersebut. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana pelepasan Mudik Bareng BUMN 2018 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/6/2018). Menteri BUMN Rini Soemarno bersama para direktur utama BUMN memimpin secara simbolis pelepasan mudik tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini Soemarno bersama puluhan direktur utama BUMN melepas Mudik Bareng BUMN 2018 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/6/2018) pagi.

Pelaksanaan Mudik Bareng BUMN tahun ini meningkat 100 persen lebih, baik untuk peserta maupun armada yang digunakan dari bus, kapal laut, hingga pesawat udara.

"Melalui pelepasan pagi ini, ada 495 bus dengan jumlah peserta 26.000 orang yang diberangkatkan terlebih dahulu," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo yang juga Ketua Satuan Tugas Mudik Gratis 2018.

Baca juga: Belasan Ribu Pengusaha Warung Indomie Mudik Bareng

Budi mengungkapkan, penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN kali ini merupakan yang ke empat. Ada 62 BUMN yang berpartisipasi atau meningkat 121,4 persen dibanding tahun lalu. Total peserta yang diberangkatkan sebanyak 206.000, meningkat sekitar 75 persen dari mudik tahun 2017.

Sarana yang disiapkan dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 adalah bus, kapal laut, dan pesawat terbang. Untuk bus ada 3.490 unit, 98 trip kapal laut, 37 rangkaian kereta api, serta 52 penerbangan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah armada bus untuk Mudik Bareng BUMN meningkat 81,7 persen; keberangkatan dengan kapal laut naik 440,4 persen, denggan kereta api naik 236 persen, dan dengan pesawat naik 116,7 persen.

Jumlah kota keberangkatan dan kota tujuan juga mengalami peningkatan, di mana terdapat 61 kota keberangkatan (naik 177,27 persen) dan 177 kota tujuan (naik 110,7 persen).

Rini mengapresiasi pelaksanaan Mudik Bareng BUMN 2018 yang menampilkan sinergi BUMN. Dia juga memandang program mudik seperti itu bisa mengurangi pemudik dengan sepeda motor, seperti arahan pemerintah dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat musim angkutan Lebaran.

"Terima kasih kepada 62 BUMN yang sudah terlibat. Saya bangga, untuk ke empat kalinya digelar, makin banyak BUMN yang terlibat," kata Rini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Kita Bersyukur RI Bisa Kendalikan Krisis Pandemi dan Ekonomi

Jokowi: Kita Bersyukur RI Bisa Kendalikan Krisis Pandemi dan Ekonomi

Nasional
Pemerintah Diminta Perbaiki Tata Laksana Karantina Bagi WNI dari Luar Negeri

Pemerintah Diminta Perbaiki Tata Laksana Karantina Bagi WNI dari Luar Negeri

Nasional
PPATK Sebut Ada Transaksi Lintas Negara pada Rekening FPI

PPATK Sebut Ada Transaksi Lintas Negara pada Rekening FPI

Nasional
Kominfo: RUU Perlindungan Data Pribadi Beri Publik Rasa Aman di Ruang Digital

Kominfo: RUU Perlindungan Data Pribadi Beri Publik Rasa Aman di Ruang Digital

Nasional
Otoritas Independen Diperlukan untuk Pastikan Efektivitas UU Perlindungan Data Pribadi

Otoritas Independen Diperlukan untuk Pastikan Efektivitas UU Perlindungan Data Pribadi

Nasional
Menilik 4 Kasus Rizieq Shihab: dari Baru Dilaporkan hingga Sudah Dilimpahkan ke Jaksa

Menilik 4 Kasus Rizieq Shihab: dari Baru Dilaporkan hingga Sudah Dilimpahkan ke Jaksa

Nasional
Presiden Jokowi: Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Rendah

Presiden Jokowi: Literasi Ekonomi Syariah Indonesia Masih Rendah

Nasional
Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Nasional
Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Nasional
Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Nasional
 Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Nasional
Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X