KSAD Minta Kodim dan Koramil Dirikan Tenda Istirahat bagi Pemudik

Kompas.com - 08/06/2018, 22:42 WIB
Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal Mulyono menggelar telekonferensi dengan pimpinan satuan komando kewilayahan TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.

Telekonferensi selama sekitar satu jam itu bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan jajaran TNI AD menghadapi pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah yang jatuh pada 15-16 Juni 2018.

Dalam percakapannya dengan Pangkostrad, para Panglima Kodam (Pangdam), Danjen Kopassus dan Gubernur Akmil, Mulyono meminta TNI AD mengantisipasi peningkatan kriminalitas selama masa Lebaran.

"Situasi dan kondisi mudik Idul Fitri ini terutama di wilayah yang warganya sebagian besar meninggalkan rumah-rumahnya untuk mudik ke kampung halamannya, agar diantisipasi peningkatan aksi kriminalitas dan supaya lebih meningkatkan kegiatan patroli ke pemukiman warga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama libur Lebaran ini," ujar Mulyono di ruang Pusat Komando dan Pengendalian Operasi (Puskodalops) Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).


Baca juga: Mudik Lebaran, Penumpang Diimbau Tidak Bercanda soal Bom

Selain itu, Mulyono juga meminta seluruh Panglima Komando Utama (Pangkotama) yang wilayahnya dilewati oleh arus pemudik, menyiapkan posko-posko rest area.

"Misalnya di Kodim atau Koramil mendirikan tenda-tenda istirahat, penyiapan toilet layanan kesehatan dan juga dapat memberikan bantuan lainnya seperti minum dan snack," ucapnya.

Terkait pengamanan wilayah, Mulyono memerintahkan kepada para Pangkotama yang wilayahnya memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi untuk selalu siap mengantisipasi perkembangan situasi.

Ia meminta yang kesiapsiagaan operasional tidak dikurangi bila ada kondisi tertentu yang membutuhkan kecepatan pengerahan personel pengamanan.  

Selain pembahasan seputar pengamanan dan kewaspadaan satuan jelang lebaran, Mulyono meminta para panglima Kodam untuk menjaga stabilitas harga sembako di pasaran.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran harus siap dalam mengantisipasi dan membantu dalam hal distribusi jika terjadi kendala pada kendaraan-kendaraan pengangkut sembako.

"Saya minta kita membantu menjaga stabilitas harga sembako di pasaran, agar masyarakat tak terbebani dengan harga-harga barang yang naik jelang hari raya," kata Mulyono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Nasional
Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Nasional
Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Nasional
Soal 'Industri Hukum', Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Soal "Industri Hukum", Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Nasional
Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Nasional
Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Nasional
Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Nasional
Presiden Jokowi Tak Lagi Beri Tenggat Waktu bagi Polri Untuk Ungkap Kasus Novel

Presiden Jokowi Tak Lagi Beri Tenggat Waktu bagi Polri Untuk Ungkap Kasus Novel

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X