Kompas.com - 08/06/2018, 12:13 WIB
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kedua kanan) berbincang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri), Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi (ketiga kanan) dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Elfien Goentoro (kanan) saat acara serah terima Alutsista di Hanggar Fixed Wing PTDI di Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/1/2018). PTDI melakukan serah terima tiga unit heli serang TNI AD, satu unit Pesud CN235 MPA TNI AL, dan dua unit heli AKS TNI AL kepada Kementerian Pertahanan dalam rangka mewujudkan kemandirian Alutsista TNI. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIMenteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kedua kanan) berbincang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri), Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi (ketiga kanan) dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Elfien Goentoro (kanan) saat acara serah terima Alutsista di Hanggar Fixed Wing PTDI di Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/1/2018). PTDI melakukan serah terima tiga unit heli serang TNI AD, satu unit Pesud CN235 MPA TNI AL, dan dua unit heli AKS TNI AL kepada Kementerian Pertahanan dalam rangka mewujudkan kemandirian Alutsista TNI.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Marsekal Muda Tata Endrataka mengungkapkan, Kemenhan tahun ini mendapat pagu indikatif senilai Rp 106 triliun.  

Jumlah itu jauh lebih kecil dari yang diajukan Kemenhan pada rapat trilateral bersama Menteri Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yakni sebesar Rp 215 triliun.

Tata mengatakan, Kemenhan berupaya mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2019. Namun ia enggan merinci besarannya.

Baca juga: Kemenhan dan Polri Dapat Anggaran Paling Besar pada APBN 2018

"Masih akan diproses lagi, nanti ada pagu anggaran, ada alokasi anggaran, itu nanti prosesnya masih belum sampai," kata Tata di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Ia mengatakan, anggaran sebesar itu dialokasikan sebesar 40 persen untuk belanja pegawai. Lalu, 30 persen untuk belanja barang dan 30 persen sisanya untuk belanja modal. 

Untuk belanja barang, Kemenhan berencana menambah jumlah pesawat, kapal, dan panser.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Kemenhan juga menyiapkan anggaran bagi Komando Operasi Khusus Gabungan (koopsusgab) untuk pemberantasan terorisme.

"Besarannya nanti ya, nanti, karena belum sampai DIPA ya. Ini masih indikatif, sudah (dianggarkan)," lanjut Tata.

Kompas TV Perusahaan galangan kapal milik PT. Daya Radar Utama di Kawasan Panjang, Bandar Lampung sudah berdiri sejak tahun 1972.




Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Nasional
UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

Nasional
Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

Nasional
Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

Nasional
Lebih dari 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahap Ke-69 Tiba di Indonesia

Lebih dari 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahap Ke-69 Tiba di Indonesia

BrandzView
Ditargetkan Selesai Hari Ini, Fit and Proper Test Calon Hakim Agung Maraton hingga Pukul 23.00

Ditargetkan Selesai Hari Ini, Fit and Proper Test Calon Hakim Agung Maraton hingga Pukul 23.00

Nasional
UPDATE 20 September: Kasus Suspek Covid-19 Capai 346.285

UPDATE 20 September: Kasus Suspek Covid-19 Capai 346.285

Nasional
UPDATE: 202.795 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 6,16 Persen

UPDATE: 202.795 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 6,16 Persen

Nasional
PPKM Diperpanjang, Tak Ada Lagi Wilayah Level 4 di Jawa-Bali

PPKM Diperpanjang, Tak Ada Lagi Wilayah Level 4 di Jawa-Bali

Nasional
BREAKING NEWS: PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Level 4 di 10 Daerah

BREAKING NEWS: PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Level 4 di 10 Daerah

Nasional
ICJR Sebut Masalah Kelebihan Penghuni Lapas akibat Overkriminalisasi

ICJR Sebut Masalah Kelebihan Penghuni Lapas akibat Overkriminalisasi

Nasional
Indonesia Catat 2.807 Kasus Varian Baru Covid-19, Delta Mendominasi

Indonesia Catat 2.807 Kasus Varian Baru Covid-19, Delta Mendominasi

Nasional
UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Jadi 55.936

UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Jadi 55.936

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Mal Uji Coba Bolehkan Anak di Bawah 12 Tahun

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Mal Uji Coba Bolehkan Anak di Bawah 12 Tahun

Nasional
UPDATE 20 September: Tambah 166, Kasus Kematian Covid-19 Capai 140.634

UPDATE 20 September: Tambah 166, Kasus Kematian Covid-19 Capai 140.634

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.