Kompas.com - 04/06/2018, 14:56 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian RI menangkap sejumlah orang di Provinsi Lampung yang diduga terkait dengan jaringan terorisme. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari operasi Polri di Riau.

"Saya sebutkan tidak hanya di Riau, semua sedang bekerja termasuk di Lampung. Benar bahwa ada terduga teroris yang sedang diamankan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Namun, saat ditanya mengenai jumlah terduga teroris yang ditangkap, Iqbal masih enggan mengungkapkannya. Iqbal hanya menyebut bahwa orang yang ditangkap di Lampung lebih dari satu orang.

Menurut Iqbal, polisi terus mendalami penangkapan terduga teroris di Lampung. Pendalaman ini termasuk mencari tahu apakah ada keterkaitan dengan terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau akhir pekan lalu.

Baca juga: Sabtu Mengejutkan di Universitas Riau, 3 Terduga Teroris dan Bom yang Dirakit di Kampus

Iqbal memastikan, bila sudah ada kejelasan, Polri akan memberikan keterangan kepada masyarakat melalui media, terkait penangkapan terduga teroris di Lampung.

"Ingat aksi terorisme itu kejahatan extraordinary crime. Kami akan lakukan penanggulangan dengan luar biasa juga," ucap Iqbal.

"Scientific investigation, enggak bisa asal-asalan. Termasuk juga seperti saya, enggak bisa asal-asalan (bicara)," kata dia.

Baca juga: Wakapolri Sebut Penggerebekan Terduga Teroris di Universitas Riau Perkembangan Kasus Lama

Sebelumnya pada Sabtu pekan lalu, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 3 orang terduga terorisme di Universitas Riau. Satu di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga membuat bom dan menyimpannya di salah satu Gedung di Universitas Riau.

Selain menemukan bom pipa siap ledak, Densus juga menemukan bahan peledak dan granat tangan.

Kompas TV Tiga terduga teroris ditangkap di Universitas Riau dengan barang bukti temuan bom rakitan yang akan diledakkan di kantor DPRD.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Sebut Penahanan Ferdy Sambo Tak Mempengaruhi Penyelidikan Kasus Brigadir J

Komnas HAM Sebut Penahanan Ferdy Sambo Tak Mempengaruhi Penyelidikan Kasus Brigadir J

Nasional
Usulan Luhut TNI Aktif Bisa Jabat di Kementerian Dinilai Seperti Pemikiran Orba

Usulan Luhut TNI Aktif Bisa Jabat di Kementerian Dinilai Seperti Pemikiran Orba

Nasional
Epidemiolog: Butuh Waktu 5 Tahun agar Covid-19 jadi Penyakit Biasa

Epidemiolog: Butuh Waktu 5 Tahun agar Covid-19 jadi Penyakit Biasa

Nasional
Refleksi HUT RI ke-77: Menuju Kemerdekaan Pangan dan Energi (Bagian 2 - Habis)

Refleksi HUT RI ke-77: Menuju Kemerdekaan Pangan dan Energi (Bagian 2 - Habis)

Nasional
PDI-P Kritik Musra Relawan, Minta Jokowi Tetap jadi Milik Bersama

PDI-P Kritik Musra Relawan, Minta Jokowi Tetap jadi Milik Bersama

Nasional
Perkembangan Kasus Brigadir J, Munculnya Istri Irjen Sambo dan Nama Brigadir RR

Perkembangan Kasus Brigadir J, Munculnya Istri Irjen Sambo dan Nama Brigadir RR

Nasional
Brigadir RR Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J, Polri Klaim Sudah Kantongi Cukup Bukti

Brigadir RR Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J, Polri Klaim Sudah Kantongi Cukup Bukti

Nasional
Kasus Brigadir J, Ajudan Istri Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Kasus Brigadir J, Ajudan Istri Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Nasional
Survei Litbang 'Kompas': Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir

Survei Litbang "Kompas": Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir

Nasional
Prabowo-Muhaimin Disebut Bakal Umumkan Kerja Sama Gerindra-PKB Senin Sore Ini

Prabowo-Muhaimin Disebut Bakal Umumkan Kerja Sama Gerindra-PKB Senin Sore Ini

Nasional
Polri Tetapkan Ajudan Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Polri Tetapkan Ajudan Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Refleksi HUT Ke-77 RI: Menuju Kemerdekaan Pangan dan Energi (Bagian I)

Refleksi HUT Ke-77 RI: Menuju Kemerdekaan Pangan dan Energi (Bagian I)

Nasional
Ini Alasan Prabowo-Cak Imin Dijadwalkan ke KPU Bareng dari Masjid Sunda Kelapa...

Ini Alasan Prabowo-Cak Imin Dijadwalkan ke KPU Bareng dari Masjid Sunda Kelapa...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Tangisan Istri Ferdy Sambo | Kontroversi Brigjen Hendra Kurniawa di Kasus Brigadir J

[POPULER NASIONAL] Tangisan Istri Ferdy Sambo | Kontroversi Brigjen Hendra Kurniawa di Kasus Brigadir J

Nasional
Keberanian Kapolri adalah Kunci

Keberanian Kapolri adalah Kunci

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.