Bertemu Jokowi di Istana, Pengamat Politik Sampaikan Hasil Survei

Kompas.com - 31/05/2018, 19:22 WIB
Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/9/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/9/2017).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengamat dan para petinggi lembaga survei menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/5/2018) siang.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi meminta masukan mulai dari masalah pemerintahan hingga elektabilitas menjelang pilpres 2019.

"Tadi teman-teman juga menyampaikan hasil survei masing-masing," kata Syamsuddin kepada wartawan usai pertemuan.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi 40,7 Persen, Prabowo 19,7 Perse


Menurut Syamsuddin, LIPI juga sebenarnya sudah melakukan survei elektabilitas capres 2019. Namun, survei itu belum dirilis sehingga pada kesempatan tadi tidak disampaikan ke Jokowi.

"Belum di-launching," kata dia.

Haris menambahkan, para pengamat yang hadir juga sempat bertanya mengenai calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi. Namun, Jokowi belum memberikan jawaban pasti.

"Spesifik kita tekan Presiden itu, wapresnya, katanya akhir Juli itu saja, namanya enggak ada," kata dia.

Selain Syamsuddin, hadir sekitar belasan pengamat dan pimpinan lembaga survei lainnya. Diantaranya adalah Hanta Yudha (Poltracking), Yunarto Wijaya (Charta Politika), Titi Anggraini (Perludem), Philips J Vermonte (CSIS), M Qodari (Indobarometer), dan Emrus Sihombing (Emrus Corner).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X