Kompas.com - 25/05/2018, 08:49 WIB
Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5). KPK resmi menahan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan kontraktor Tony Kongres, sekaligus menyita barang bukti uang sebesar Rp409 juta terkait proyek pekerjaan pemerintah di Kabupaten Buton Selatan. ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaBupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5). KPK resmi menahan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan kontraktor Tony Kongres, sekaligus menyita barang bukti uang sebesar Rp409 juta terkait proyek pekerjaan pemerintah di Kabupaten Buton Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ayah tersangka Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, Laode Sjafei Kahar, sempat berada di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (24/5/2018) malam.

Para awak media sempat tak menyadari kehadiran Sjafei di sekitar lingkungan Gedung Merah Putih KPK.

Saat ditanya terkait kedatangannya ke KPK, Sjafei merasa prihatin sebagai orangtua atas peristiwa yang menjerat anaknya. Kehadirannya seorang diri hanya untuk menjenguk sang anak.

"Sebagai orangtua prihatin, (saya) hanya menjenguk saja," ujar Sjafei kepada awak media, di gedung KPK, Kamis.

Sjafei juga sebelumnya mengaku tak mengetahui bahwa anaknya terlibat dalam dugaan menerima suap dari kontraktor proyek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan.

"Enggak tahu," kata dia.

Baca juga: OTT di Buton Selatan, KPK Sita Rp 409 Juta, Buku Tabungan, hingga Catatan Proyek

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awak media juga menanyakan apakah kehadirannya untuk memenuhi panggilan penyidik atau tidak. Sjafei pun menegaskan bahwa dirinya belum dipanggil oleh KPK.

"Oh belum (panggilan penyidik)," ujarnya.

Sjafei juga menepis kabar bahwa alat peraga kampanye yang disita oleh KPK merupakan alat kampanye dia.

Sebab, beredar informasi di kalangan wartawan alat kampanye yang ditemukan KPK diduga untuk kepentingan kampanye Sjafei sebagai cawagub Sulawesi Tenggara yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Nasional
Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Nasional
Aturan PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini yang Bakal Diterapkan

Aturan PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini yang Bakal Diterapkan

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

Nasional
Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Nasional
KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

Nasional
Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Nasional
KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.