Kantor Polsek Maro Sebo Diserang, Polri Minta RUU Antiterorisme Diselesaikan Segera

Kompas.com - 22/05/2018, 19:54 WIB
Polisi berjaga di depan Mapolsek Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi, setelah penyerangan dari seorang pria yang mengakibatkan dua orang polisi terluka, Selasa (22/5/2018). Tribun Jambi/Samsul BahriPolisi berjaga di depan Mapolsek Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi, setelah penyerangan dari seorang pria yang mengakibatkan dua orang polisi terluka, Selasa (22/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Polri kembali mendapatkan serangan. Markas Polsek Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi, diserang orang tidak dikenal, Selasa (22/5/2018). 

Mendengar kabar itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto meminta agar RUU Antiterorisme segera diselesaikan.

"Kalau revisi (RUU Antiterorisme) tidak selesai sekarang maka akan terus menerus akan terjadi seperti ini," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kantor Polsek Maro Sebo Jambi Diserang, 2 Polisi Terluka

Penyelesaian RUU Antiterorisme dinilai penting agar Polri bisa bergerak cepat menangkap para terduga teroris yang sebenarnya sudah diketahui oleh Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo WasistoKOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

Terkait dengan penyerangan Mapolsek Maro, Setyo tidak menjelaskan secara rinci ihwal penyerangan di Kabupaten Muarojambi, Jambi, itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia mengungkapkan, ada dua anggota polisi yang terluka akibat serangan orang tak dikenal dengan mengggunakan senjata tajam.

"Dibacok kepalanya, satu kepala belakang, satu kena lehernya. Ini teror yang gerak sel-sel," kata dia.

Baca juga: Kantor Polsek Maro Sebo Jambi Diserang, Pelaku Sudah Ditangkap

Sebelumnya, Markas Polsek Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi, diserang seorang yang tidak dikenal, Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menggunakan senjata tajam, pelaku merusak kendaraan, kaca kantor Polsek, dan menyerang dua polisi yang bertugas. Setelah beraksi, pelaku langsung kabur.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis AS mengatakan, polisi sudah menangkap pelaku. Hingga kini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan.

Pelaku, lanjut Muchlis, belum bisa dipastikan terkait dengan aksi terorisme atau tidak.

Kompas TV Polsek Maro Sebo, Muaro Jambi, Jambi diserang irang tak dikenal. Sejumlah ruang kantor mengalami kerusakan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Nasional
Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Nasional
Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

Nasional
Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU

Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU

Nasional
Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, 24 Daerah ini Berstatus Level 1

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, 24 Daerah ini Berstatus Level 1

Nasional
Luhut: 10 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Kembali Turun ke Level 2 Karena Angka Tracing Turun

Luhut: 10 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Kembali Turun ke Level 2 Karena Angka Tracing Turun

Nasional
Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, DKI Jakarta Kembali Berstatus Level 2

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, DKI Jakarta Kembali Berstatus Level 2

Nasional
Buntut Kasus di KPI, Komnas HAM Desak Polisi Tingkatkan Kemampuan Atasi Aduan Kekerasan Seksual

Buntut Kasus di KPI, Komnas HAM Desak Polisi Tingkatkan Kemampuan Atasi Aduan Kekerasan Seksual

Nasional
[POPULER NASIONAL] Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima TNI: Proses Hukum yang Terlibat | Bentrokan Kopassus Vs Brimob akibat Perkara Rokok

[POPULER NASIONAL] Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima TNI: Proses Hukum yang Terlibat | Bentrokan Kopassus Vs Brimob akibat Perkara Rokok

Nasional
Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Dinilai Salahi Prinsip Good and Clean Goverment

Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Dinilai Salahi Prinsip Good and Clean Goverment

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

Nasional
Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Nasional
Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Nasional
Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.