Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Tak Tahu Nawacita Jokowi-JK

Kompas.com - 22/05/2018, 16:35 WIB
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADirektur Eksekutif Indo Barometer M Qodari

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 58,2 persen responden tak mengetahui atau tidak pernah mendengar agenda program prioritas Nawacita pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Sementara hanya 37,6 persen yang pernah mendengar dan mengetahui agenda tersebut, dan 4,3 persen lainnya tidak menjawab.

Hal itu terungkap dari survei Indo Barometer yang dilakukan sejak 15 hingga 22 April 2018 di 34 provinsi Indonesia.

Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling.

Adapun responden survei merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih pada saat survei dilakukan.

Baca juga: Merapal Doa, Menagih Janji Nawacita dari Dalam Rimba

"Kita bertanya dulu apakah pernah mendengar atau mengetahui program tersebut, ternyata yang mengetahui lebih sedikit daripada yang tidak mengetahui. Sosialisasi Nawacita ternyata kurang," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari pada rilis Survei Nasional Evaluasi 3,5 Tahun Jokowi-JK: Quo Vadis Nawacita? di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Dari persentase yang pernah mendengar atau mengetahui, sebanyak 39,4 persen menyatakan puas atas pencapaian program Nawacita Jokowi-JK. Sementara, sebanyak 20 persen responden tidak puas. Dan yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab mencapai 40,8 persen.

Berdasarkan peringkat pencapaian dari hasil survei, Nawacita pembangunan Indonesia dari daerah atau wilayah pedesaan, pelosok dan tertinggal memiliki tingkat kepuasan tertinggi sebesar 60,4 persen.

Disusul Nawacita terkait perlindungan warga negara, pertahanan dan keamanan serta memperkuat negara maritim sebesar 53,8 persen; peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan serta kesejahteraan (53,4 persen); reformasi sistem dan penegakan hukum (46,8 persen); dan revolusi karakter bangsa (46,5 persen).

Di sisi lain agenda Nawacita memperteguh kebinekaan dan restorasi sosial Indonesia sebesar 44 persen; peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing (43 persen); kemandirian ekonomi (41 persen) dan tata kelola pemerintahan bersih, efektif, demokratis dan terpercaya berada pada persentase terendah (34,4 persen).

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X