Survei Indikator: 71 Persen Warga Jateng Puas dengan Kinerja Ganjar Pranowo

Kompas.com - 21/05/2018, 18:26 WIB
Gubernur Jawa Tengah nonaktif, Ganjar Pranowo saat kampanye terbuka di Lapangan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, Minggu (6/5/2018) pagi.‎KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO Gubernur Jawa Tengah nonaktif, Ganjar Pranowo saat kampanye terbuka di Lapangan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, Minggu (6/5/2018) pagi.‎

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan, secara umum tingkat kepuasan warga Jawa Tengah terhadap kinerja Ganjar Pranowo sebagai gubernur inkumben cukup tinggi.

Persentase kepuasan terhadap kinerja Ganjar mencapai 71 persen.

Sementara itu, 10 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Ganjar. Adapun 13 persen responden menyatakan kurang puas dan 1 persen menyatakan tidak puas sama sekali.

Baca juga: Survei Indikator: Pilkada Jateng, Ganjar-Yasin 72,4 Persen, Sudirman-Ida 21 Persen

Kuskridho Ambardi di Jakarta, Kamis (17/3/2016)KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA Kuskridho Ambardi di Jakarta, Kamis (17/3/2016)

Kemudian, terkait dengan keinginan agar Ganjar sebagai inkumben kembali memimpin, sebagian besar responden mengaku menginginkan kembali Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. Persentasenya mencapai 71 persen.

"7 dari 10 pemilih ingin Ganjar Pranowo menjadi gubernur lagi," kata peneliti Indikator Politik Indonesia Kuskridho Ambardi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Kuskridho menyatakan, dari survei tersebut disimpulkan bahwa kinerja inkumben bukan satu-satunya faktor yang menentukan pilihan politik pemilih.

Baca juga: Survei CSIS: Ganjar Pranowo-Taj Yasin 66,5 Persen, Sudirman Said-Ida Fauziyah 14,8 Persen

Meskipun demikian, ketika faktor kinerja dipisahkan dengan faktor yang lain, maka mayoritas pemilih Jawa Tengah menyatakan tingkat kepuasannya terhadap kinerja inkumben.

Selain itu, tingkat kepuasan pemilih terhadap kinerja tampak berpengaruh terhadap sikap mereka.

"Mayoritas pemilih menginginkan inkumben untuk memimpin Jawa Tengah lagi," sebut Kuskridho.

Baca juga: LHKPN Diumumkan, Harta Ganjar Pranowo Naik Hampir 2 Kali Lipat

Survei tersebut melibatkan sebanyak 820 responden di Jawa Tengah. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Adapun toleransi kesalahan (margin of error) mencapai sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Temuan survei adalah selama periode 12-21 Maret 2018. Survei tersebut, kata Kuskridho, didanai oleh dana internal Indikator Politik Indonesia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Nasional
Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nasional
Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Nasional
Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Nasional
Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Nasional
TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

Nasional
Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional

Close Ads X