Kemenkumham Bangun Lapas Baru untuk Napi Terorisme di Nusakambangan

Kompas.com - 19/05/2018, 06:11 WIB
Ratusan personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga di kawasan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018). Sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme yang terlibat kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan.KOMPAS.com/M Iqbal Fahmi Ratusan personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga di kawasan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018). Sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme yang terlibat kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pihaknya akan membangun lembaga pemasyarakatan baru.

Lapas yang akan dibangun di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah tersebut dikhususkan untuk narapidana terorisme.

"Akan ada (Lapas) baru di Nusakambangan," kata Yasonna di Kantor Kementerian Koordiantor Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menambah sejumlah fasilitas pengamanan narapidana terorisme di lapas Pasir Putih Nusakambangan.


Baca juga: Pengamanan Diperketat, Napi Terorisme Nusakambangan Belum Boleh Dikunjungi

"Penambahan (fasilitas pengamanan) saja supaya lebih (aman)," kata Yasonna.

Dirjen Lembaga Pemasyarakatan, Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pembangunan lapas baru memang suatu kebutuhan.

"Kebutuhan mendesak itu kan. Jadi harus dibangun," kata dia.

Pembangunan lapas baru tersebut juga diakui oleh Sri sudah masuk rencana pihaknya. Saat ini bahkan kata dia, pembangunan lapas tersebut tengah berjalan.

Namun lapas itu tak hanya untuk narapidana terorisme, tapi juga narkotika. Nantinya, narapidana terorisme dengan narkotika akan dipisah.

"Sedang dibangun di Nusakambangan. Sekarang lagi diselesaikan bangunan yang sudah kita mulai," kata dia.



Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X