Menkopolhukam Gelar Rapat Tingkat Menteri Bahas Penanganan Terorisme

Kompas.com - 18/05/2018, 13:32 WIB
Logo Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI, Jakarta, Jumat (18/5/2018).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Logo Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menggelar rapat koordinasi khusus tingkat menteri, Jumat (18/5/2018).

Rapat dijadwalkan digelar pukul 13.30 WIB di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

Rapat yang akan dipimpin Menko Polhukam Wiranto tersebut membahas penanganan persoalan terorisme di Tanah Air.

Baca juga: Wiranto Sebut RUU Antiterorisme Diperlukan agar Aparat Bisa Cegah Teror

Sejumlah pihak direncanakan hadir dalam rakorsus tersebut, antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Kemudian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Jaksa Agung M Prasetyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Lalu, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Pol Suhardi Alius, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Mayjen TNI Djoko Setiadi serta pihak lainnya.

Sebelumnya, sejumlah aksi terorisme terjadi di dalam negeri belakangan ini. Mulai dari kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang melibatkan narapidana terorisme. Lima orang polisi meninggal dalam peristiwa itu. 

Baca juga: Wiranto: Pemerintah dan Aparat Keamanan Berusaha Ciptakan Suasana Aman

Lalu, serangan teror dengan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan Gereja Pantekosta Pusat.

Kemudian, ledakan juga kembali terjadi di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Tak berhenti di situ, bom bunuh diri kembali terjadi di depan Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur dan terakhir serangan teror terjadi di Markas Polda Riau.

Puluhan orang menjadi korban dari rangkaian aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo, baik meninggal dunia maupun luka-luka.

Kompas TV Simak selengkapnya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi berikut ini.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


PenulisMoh Nadlir
EditorKrisiandi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X