Jokowi Sebut Romy Layak Jadi Cawapres, PKB Anggap Cak Imin yang Terbaik - Kompas.com

Jokowi Sebut Romy Layak Jadi Cawapres, PKB Anggap Cak Imin yang Terbaik

Kompas.com - 17/05/2018, 10:48 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjajal kereta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (2/1/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjajal kereta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (2/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekjen PKB Daniel Johan mengatakan, ketua umumnya, Muhaimin Iskandar tetap sosok calon wakil presiden terbaik.

Hal itu disampaikan Daniel menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menilai Ketua Umum PPP Romahurmuziy layak jadi cawapres.

"Calon terbaik yang bisa memastikan kemenangan tetap Cak Imin (Muhaimin), lengkap di sosok Cak Imin," kata Daniel melalui pesan singkat, Kamis (17/5/2018).

Baca juga: Jokowi: Romahurmuziy Cocok Jadi Cawapres...

Sebab, menurut dia, Muhaimin memiliki dukungan yang kuat dari berbagai pihak dan tokoh masyarakat.

Namun, lanjut Daniel, PKB menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi ihwal penentuan cawapres pada Pemilu 2019.

"Kami serahkan ke Presiden Jokowi, tapi calon terbaik yang bisa memastikan kemenangan tetap Cak Imin," lanjut dia.

Presiden Jokowi sebelumnya menyebut, Romahurmuziy cocok menjadi calon wakil presiden.

Baca juga: Temui Surya Paloh, Cak Imin Minta Restu Jadi Cawapres Jokowi

Hal itu disampaikan dalam pidatonya di acara penutupan Workshop Nasional Anggota DPR, DPRD PPP se-Indonesia Tahun 2018 di bilangan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018).

Jokowi memulainya dengan membagi pengalamannya diwawancara oleh Najwa Shihab beberapa waktu lalu.

"Saya ditanya di Mata Najwa, 'Bagaimana Pak urusan wapres?' Kemudian ditunjukkanlah gambarnya Pak Romi," ujar Jokowi.

"Kemudian saya jawab spontan, karena memang tidak ada skenario, artinya jawaban itu keluar dari hati betul. Saya jawab saat itu, muda, santri, intelektual," lanjut dia.

Kemudian, kata Jokowi, Najwa bertanya kembali, bagaimana peluang Romahurmuziy untuk menjadi calon wakil presidennya pada pemilihan presiden 2019.

Jokowi menjawab, "Ya, cocok jadi cawapres."


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Mengenal Abah Rasyid, Peredam Konflik dan Perekat Umat Beragama di Tanah Sikka

Mengenal Abah Rasyid, Peredam Konflik dan Perekat Umat Beragama di Tanah Sikka

Nasional
Masih Perlukah Psikotest?

Masih Perlukah Psikotest?

Edukasi
Peran Masyarakat Sipil dalam Kontra Radikalisme Harus Diperkuat

Peran Masyarakat Sipil dalam Kontra Radikalisme Harus Diperkuat

Nasional
Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong Un, Delegasi AS Bertemu Pejabat Korea Utara

Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong Un, Delegasi AS Bertemu Pejabat Korea Utara

Internasional
Pembelaan Aman Abdurrahman: Instruksikan Murid Hijrah ke Suriah, Bukan Lakukan Teror...

Pembelaan Aman Abdurrahman: Instruksikan Murid Hijrah ke Suriah, Bukan Lakukan Teror...

Megapolitan
5 Berita Populer: Remaja Pencuri 10 Koper di Bandara Soetta dan Ultimatum Mario Gomez

5 Berita Populer: Remaja Pencuri 10 Koper di Bandara Soetta dan Ultimatum Mario Gomez

Megapolitan
Cerita Porter Tanah Abang Angkut Barang Puluhan Kg demi Hidupi Keluarga...

Cerita Porter Tanah Abang Angkut Barang Puluhan Kg demi Hidupi Keluarga...

Megapolitan
Umat Buddha Bagi-bagi Takjil usai Ritual Waisak di Candi Mendut

Umat Buddha Bagi-bagi Takjil usai Ritual Waisak di Candi Mendut

Regional
Hobi Koleksi DV Berujung Pencurian 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta...

Hobi Koleksi DV Berujung Pencurian 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta...

Megapolitan
Gaji Megawati di BPIP Rp 112 Juta, PDI-P Minta Menkeu Beri Penjelasan

Gaji Megawati di BPIP Rp 112 Juta, PDI-P Minta Menkeu Beri Penjelasan

Nasional
Berita Populer: Kapal Militer AS di Laut China Selatan, hingga Bayi Tewas Usai Menyusu

Berita Populer: Kapal Militer AS di Laut China Selatan, hingga Bayi Tewas Usai Menyusu

Internasional
'Megapolitan' Jadi Penentu Kemenangan di Pilgub Jabar

"Megapolitan" Jadi Penentu Kemenangan di Pilgub Jabar

Regional
Gaji Pengarah BPIP Rp 100 Juta, Mahfud MD Dukung Masyarakat Gugat ke MA

Gaji Pengarah BPIP Rp 100 Juta, Mahfud MD Dukung Masyarakat Gugat ke MA

Nasional
Gibran: Martabak, Pisang Goreng dan Kopi, Bisa Diterima Semua Orang

Gibran: Martabak, Pisang Goreng dan Kopi, Bisa Diterima Semua Orang

Regional
Mahfud MD Sebut Gaji Rp 100 Juta di BPIP untuk Biaya Operasional

Mahfud MD Sebut Gaji Rp 100 Juta di BPIP untuk Biaya Operasional

Nasional

Close Ads X