Banyak Teror Bom, Indonesia Sulit Capai Target Kunjungan Wisatawan - Kompas.com

Banyak Teror Bom, Indonesia Sulit Capai Target Kunjungan Wisatawan

Kompas.com - 16/05/2018, 19:34 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan Baobab Safari Resort and Convention di Taman Safari II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (3/8/2017). Taman Safari Indonesia II Prigen memiliki 4 zona yaitu zona satwa, zona rekreasi, zona baby zoo, dan zona Baobab. Baobab Safari Resort memiliki 148 kamar, 120 deluxe rooms, 24 premium rooms dan 4 junior suite rooms, dilengkapi 1 ballroom untuk MICE.ARSIP KEMENPAR Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan Baobab Safari Resort and Convention di Taman Safari II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (3/8/2017). Taman Safari Indonesia II Prigen memiliki 4 zona yaitu zona satwa, zona rekreasi, zona baby zoo, dan zona Baobab. Baobab Safari Resort memiliki 148 kamar, 120 deluxe rooms, 24 premium rooms dan 4 junior suite rooms, dilengkapi 1 ballroom untuk MICE.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap serangan teror di Indonesia segera berakhir. Sebab, kondisi tersebut menyurutkan sektor pariwisata dalam negeri.

"Kalau terus menerus seperti itu, tentu akan berdampak. Karenanya, kami berharap agar itu (aksi teror) segera diatasi," ujar Arief saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Bom Surabaya, Menpar Sebut Tak Ada Pembatalan Wisatawan ke Indonesia

 

Diketahui, tahun 2018 ini, pemerintah menargetkan 17 juta wisatawan mancanegara datang ke Indonesia.

Mengenai target itu, Arief mengaku, belum dapat memastikan apakah kondisi Indonesia saat ini akan menghambat pencapaian target tersebut atau tidak.

Sebab, tahun 2018 ini baru memasuki bulan ke lima dan situasi ke depan belum bisa diprediksi.

"Karena belum terjadi, susah memang," ujar Arief.

Baca juga: Bandara Juanda Aman, Wisatawan Diminta Jangan Khawatir

 

Meski demikian, pemerintah dihadapkan pada situasi yang sulit mengenai pencapaian target itu.

Melihat bencana alam yang terjadi di Bali, beberapa waktu lalu saja, terjadi penurunan sekitar 1 juta wisatawan ke Pulau Dewata tersebut.

Memasuki bulan ke lima di tahun 2018 ini saja, pemerintah memandang sulit menjaga tingginya keterkunjungan wisatawan asing ke Bali.

Baca juga: Surabaya Siaga Satu, Wisatawan Tidak Takut untuk Berkunjung

"Kemarin waktu bencana alam Gunung Agung, itu saja sampai travel warning, penurunan angkanya sampai 1 juta. Januari 2018 itu recovery-nya baru 70 persen. Jadi memang itu akibatnya relatif besar (hilang) 1 juta wisatawan," ujar Arief.

Arief sendiri telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait menjaga angka wisatawan asing ke Indonesia.

"Kemenlu sudah mengajak duta-duta besar ke Bali. Konjen-Konjen itu diajak ke Bali dan di sana mereka mendapat penjelasan mengenai peningkatan keamanan kita. Itu sudah kami lakukan," ujar Arief.

Kompas TV Meski IHSG dan kurs rupiah terhadap dollar hanya sedikit terkoreksi, aksi teror tetap dikhawatirkan berimbas pada pariwisata.

 


Komentar

Terkini Lainnya

Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

Megapolitan
Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Internasional
Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

Regional
Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

Megapolitan
Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

Regional
Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

Megapolitan
Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

Internasional
Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

Megapolitan
Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

Nasional
Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

Nasional
Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

Nasional
Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

Megapolitan
18 Tahun Berdiri, KY Sudah Usulan Sanksi 657 Hakim

18 Tahun Berdiri, KY Sudah Usulan Sanksi 657 Hakim

Nasional
Close Ads X