Sempat Kabur Usai Serang Mapolda Riau, Seorang Terduga Teroris Ditangkap

Kompas.com - 16/05/2018, 11:10 WIB
Kendaraan yang digunakan pelaku untuk menabrak pagar Mapolda Riau Rabu (15/5/2018) Tribun Pekanbaru/DoddyVladimirKendaraan yang digunakan pelaku untuk menabrak pagar Mapolda Riau Rabu (15/5/2018)
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang terduga teroris sempat melarikan diri dengan menggunakan mobil seusai penyerangan terhadap Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi. Namun, akhirnya terduga teroris ini berhasil ditangkap

"Satu orang melarikan diri, sudah ditangkap dan sudah diamankan di Polresta Pekanbaru," ujar Setyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu.

Setyo mengungkapkan, awalnya pelaku masuk ke area Mapolda Riau dengan menggunakan mobil Avanza BM 199 RQ.

Baca juga: Mapolda Riau Diserang, 1 Polisi Meninggal, 3 Orang Luka Termasuk Jurnalis

Empat pelaku kemudian turun dari mobil dan langsung menyerang aparat kepolisian.

Halaman Mapolda Riau yang ketika itu sedang melakukan jumpa pers terkait pengungkapan kasus sabu itu langsung riuh.

Wartawan dan aparat kepolisian langsung melindungi diri.

Ketika itu, empat terduga teroris berhasil ditembak aparat. Sementara satu orang lainnya melarikan diri dengan menggunakan mobil.

"Satu orang yang lari dengan mobil ini akhirnya menabrak anggota Polri yang sedang bertugas dan akhirnya gugur. Sementara satu wartawan tersenggol (mobil) atas nama Rian Rachman dari TV One," papar Setyo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Nasional
Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Nasional
Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Nasional
Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Nasional
Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Nasional
Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X