Bupati dan Anggota Keluarganya Ikut Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu Selatan - Kompas.com

Bupati dan Anggota Keluarganya Ikut Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu Selatan

Kompas.com - 15/05/2018, 22:54 WIB
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap empat orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan di Bengkulu Selatan, Bengkulu, Selasa (15/5/2018) malam.

Salah satu yang dikabarkan terjerat OTT KPK adalah seorang bupati.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam operasi tangkap tangan tersebut, petugas KPK juga menangkap anggota keluarga bupati. Kemudian, pihak swasta dan pegawai negeri sipil (PNS).

"Empat orang sudah diamankan bersama tim. Ada kepala daerah/bupati dan keluarga bupati yang juga diamankan," ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Febri mengatakan, dalam operasi tersebut tim KPK juga mengamankan uang sekitar Rp 100 juta.

Untuk sementara, dugaan penyuapan terhadap penyelenggara negara tersebut diduga ada kaitannya dengan salah satu proyek yang dikerjakan pemerintah kabupaten.

Baca: OTT Bupati di Bengkulu Selatan, KPK Amankan Uang Rp 100 Juta yang Diduga "Fee"

Adapun uang Rp 100 juta yang diamankan diduga sebagai fee atas proyek tersebut.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo sebelumnya membenarkan bahwa yang ditangkap KPK adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Saat ini, menurut Rudi, Dirwan Mahmud dibawa ke Mapolda Bengkulu. Namun, KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai OTT pada Selasa malam ini.

Baca: KPK: Bupati Bengkulu Selatan Diamankan Bersama Pihak Swasta


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X