Pasca Insiden di Mako Brimob, Kapolri Ingin Bangun Tempat Khusus Tahanan Terorisme

Kompas.com - 10/05/2018, 21:36 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat mengunjungi Polda Papua untuk memberi pengarahan kepada personel Polri-TNI, Minggu (1/4/2018). DOK POLRIKapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat mengunjungi Polda Papua untuk memberi pengarahan kepada personel Polri-TNI, Minggu (1/4/2018).

DEPOK. KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui rumah tahanan yang ada di Mako Brimob, Kelapa Dua memang tak layak untuk dijadikan tempat bagi tahanan terorisme. Maka dari itu, dia berencana mencari tempat baru khusus untuk tahanan terorisme.

"Saya dalam jangka panjang berencana untuk mencarikan tempat baru, bekerja sama dengan Menkeu dan internal. Bagaimana kita bangun tempat yang layak untuk rutan sementara untuk penanganan terorisme," ujar Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua, Kamis (10/5/2018).

Tito menuturkan awalnya, rutan di Mako Brimob Kelapa Dua ditujukan untuk penegak hukum yang terlibat pidana baik polisi maupun jaksa.

Baca juga : Kapolri Sebut Rutan di Mako Brimob Tak Siap Tampung Napi Terorisme

 

Tujuannya, agar para penegak hukum yang dipidana tidak bertemu dengan pelaku kejahatan lain yang pernah ditangkapnya. Hal ini untuk mencegah terjadinya penyerangan terhadap penegak hukum itu di dalam rutan.

Maka dari itu, lanjut Tito, rutan di Mako Brimob Kelapa Dua tidak disertai dengan fasilitas keamanan tingkat tinggi yang biasa dipakai untuk napi terorisme. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya paham teman Densus butuh tempat yang aman sehingga mereka bisa memeriksa dengan aman sehingga proses hukumnya bisa cepat segera dilimpahkan ke pengadilan," kata Tito. 

Kompas TV Napi terorisme dari Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Kelapa Dua sudah tiba di Cilacap, Jawa Tengah. Mereka langsung menyeberang ke pulau Nusa Kambangan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Minta Warga di Sekitar Gunung Semeru Ikuti Arahan Petugas

Pemerintah Minta Warga di Sekitar Gunung Semeru Ikuti Arahan Petugas

Nasional
Menteri PPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Bunuh Diri Mahasiswi NWR

Menteri PPPA Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Bunuh Diri Mahasiswi NWR

Nasional
TNI AU Siagakan Tiga Helikopter Bantu Penanganan Erupsi Gunung Semeru

TNI AU Siagakan Tiga Helikopter Bantu Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Mensesneg: Presiden dan Wapres Terus Monitor Erupsi Gunung Semeru

Mensesneg: Presiden dan Wapres Terus Monitor Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Jokowi Minta Tindakan Tanggap Darurat Selamatkan Korban Erupsi Semeru

Jokowi Minta Tindakan Tanggap Darurat Selamatkan Korban Erupsi Semeru

Nasional
Jokowi Instruksikan Percepatan Bantuan dan Perbaikan Terkait Erupsi Semeru

Jokowi Instruksikan Percepatan Bantuan dan Perbaikan Terkait Erupsi Semeru

Nasional
BNPB Minta Pusat dan Daerah Bahu-membahu Lakukan Penanganan Darurat Erupsi Semeru

BNPB Minta Pusat dan Daerah Bahu-membahu Lakukan Penanganan Darurat Erupsi Semeru

Nasional
TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Nasional
PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

Nasional
Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Nasional
BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

Nasional
Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Nasional
Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Nasional
Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.