Belum Pasti Usung Prabowo, PAN Juga Buka Opsi ke Gatot

Kompas.com - 28/04/2018, 20:27 WIB
Sekjen PAN Eddy Soeparno saat menghadiri diskusi Daksa Forum, di Jakarta, Jumat (26/1/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinSekjen PAN Eddy Soeparno saat menghadiri diskusi Daksa Forum, di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan, partainya masih mempertimbangkan sejumlah nama untuk diusung sebagai calon presiden dan wakil presiden 2019 mendatang. Belum ada keputusan final yang diambil oleh partai.

Menurut Eddy, capres yang akan diusung PAN harus memenuhi beberapa kriteria. Misalnya, calon itu harus memiliki ketegasan dalam bertindak, pro ekonomi kerakyatan, dan yang tidak kalah penting adalah dekat dengan umat.

"Di antara tokoh yang kita jalin komunikasi politik, ada beberapa yang memenuhi kriteria tersebut. Pak Gatot Nurmantyo termasuk di antaranya," kata Eddy, saat dihubungi, Sabtu (28/4/2018).


Baca juga : Belum Deklarasi Capres, PAN Hadiri Peresmian Posko Pemenangan Prabowo

Kendati demikian, Eddy menegaskan, bukan berarti Prabowo Subianto akan disampingkan dalam bursa capres yang akan diusung PAN. Sebab, biar bagaimanapun, kriteria yang diinginkan PAN, ada juga di dalam diri Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Pak Prabowo sudah lama masuk radar kita, namun selain memenuhi kriteria yang menjadi patokan kami, kita tengah menguji tesis bahwa publik menghendaki lebih banyak pilihan di Pilpres 2019," ujar Eddy.

Terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, yang menyatakan PAN sudah pasti mendukung Prabowo, menurut Eddy, hal tersebut merupakan sebuah masukan yang positif.

Baca juga : Amien Rais Sebut PAN Dukung Prabowo, Ini Tanggapan Zulkifli Hasan

Kendati demikian, Eddy menegaskan, keputusan mendukung capres atau cawapres tidak bisa hanya dilakukan di jajaran pengurus PAN tingkat pusat.

PAN harus mendengar aspirasi dan masukan kader di tingkat Dewan Pimpiman Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga tingkat ranting. 

"Kami di DPP tidak bisa memutuskan sepihak. Oleh karena itu, kita tunggu saja saat rakernas, sosok yang kita usung, apakah si A, B, atau bahkan C, sambil mengindikasikan tetap dibukanya peluang untuk pembentukan poros ketiga," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X