Posko Pemenangan Dekat Kediaman Obama, Prabowo Anggap Pertanda

Kompas.com - 27/04/2018, 22:16 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam peresmian sekretariat bersama Gerindra dan PKS. Prabowo Subianto terlihat mendengarkan. Kompas.com/Rakhmat Nur HakimWakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam peresmian sekretariat bersama Gerindra dan PKS. Prabowo Subianto terlihat mendengarkan.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan sejarah wilayah yang menjadi lokasi sekretariat bersama Partai Gerindra dan PKS untuk memenangkan Pilpres 2019.

Sekretariat bersama tersebut ialah The Kemuning yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, yang juga berfungsi sebagai posko pemenangan.

Prabowo mengatakan, dulunya di sekitar posko pemenangan ini banyak terdapat rumah yang menjadi kediaman sejumlah tokoh besar.

Prabowo mulai menceritakan rumah kakeknya, Margono Djojohadikusumo yang terletak di dekat posko pemenangan.


Selain itu, tokoh Nahdlatul Ulama KH Wahid Hasyim juga tinggal di dekat posko pemenangan ini. Wahid Hasyim ialah ayahanda dari Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Dulu kakek saya di sini (rumah) nomor 10, kemudian Gus Dur orang tuanya juga di sana (rumah) nomor 8, banyak tokoh-tokoh republik ada di sini," kata Prabowo dalam sambutannya di acara peresmian Sekretariat Bersama Gerindra dan PKS.

(Baca juga: Sekretariat Bersama Jadi Pusat Komunikasi Parpol Pengusung Prabowo)

Bahkan, kata Prabowo, Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama juga menghabiskan masa kecilnya di sekitar posko pemenangan.

"Jadi ini jalan rupanya banyak melahirkan Presiden-presiden. Jadi saya enggak tahu rupanya ini sudah ada kolusi anak-anak muda PKS, Gerindra, dan PAN. Jadi ini kok sepertinya membawa satu suasana baik," ucap Prabowo yang langsung disambut pekikan semangat para kader Partai Gerindra yang hadir di sana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Nasional
Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Nasional
Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Nasional
Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Nasional
Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Nasional
Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Nasional
36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

Nasional
Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Nasional
KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

Nasional
Penyelidikan 36 Kasus Dihentikan, KPK: Kalau Ada Laporan Masuk, Ya Kita Buka Lagi

Penyelidikan 36 Kasus Dihentikan, KPK: Kalau Ada Laporan Masuk, Ya Kita Buka Lagi

Nasional
Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Yusril: Serahkan pada Agama dan Adat Istiadat, kecuali...

Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Yusril: Serahkan pada Agama dan Adat Istiadat, kecuali...

Nasional
Terkait Tudingan soal Dinasti Politik, Ini Respons Bobby Nasution

Terkait Tudingan soal Dinasti Politik, Ini Respons Bobby Nasution

Nasional
Baru 1 Paslon Independen yang Penyerahan Dukungannya Diterima untuk Pilgub 2020

Baru 1 Paslon Independen yang Penyerahan Dukungannya Diterima untuk Pilgub 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X