Kompas.com - 26/04/2018, 11:15 WIB
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memberikan keterangan kepada wartawan setelah meresmikan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Dermaga Marina Ancol, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly memberikan keterangan kepada wartawan setelah meresmikan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Dermaga Marina Ancol, Rabu (25/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membuka Intellectual Property Expo 2018, acara peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-18 di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Acara bertajuk "Generasi Indonesia yang Inovatif, Kreatif, dan Berkarakter" itu memamerkan sejumlah produk khas daerah di Indonesia.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Yasonna bersama Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham Freddy Haris dan jajaran Ditjen KI.

(Baca juga: Hak Kekayaan Intelektual dan Inovasi Tingkatkan Daya Saing Industri)

Setelah meresmikan acara, Yasonna berkeliling ke beberapa stand. Yang pertama dia kunjungi adalah stand kopi nusantara yang memamerkan berbagai jenis kopi khas Indonesia.

Yasonna diajarkan bagaimana menikmati kopi mulai dari menghirup aromanya, membuang ampasnya, dan menyesapnya.

"Enak," kata Yasonna sambil mengacungkan jempolnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang ini lebih light," lanjut dia setelah mencicipi kopi jenis lainnya.

Setelah itu, ia menyambangi beberapa stand lain sebelum meninggalkan lokasi dengan mobilnya.

(Baca juga: Menkumham Minta Semua Kanwil Sosialisasikan Hak Kekayaan Intelektual)

 

Berdasarkan siaran pers dari Humas Ditjen KI, terdapat 65 indikasi geografis yang terdaftar di Indonesia.

Sebanyak 59 di antaranya berasal dari dalam negeri untuk beberapa jenis produk seperti beras, koli, teh, madu, ubi, lada, pala, dan gula.

Pendaftaran terbaru indikasi geografis dari wilayah Indonesia yakni beras raja uncak, kopi Lintong, dan kopi arabica Flores Manggarai.

 

One Day Service

Kemenkumham telah mengagas layanan online kekayaan intelektual, e-Cesaka.

Masyarakat juga bisa melakukan pendaftaran secara online untuk mendaftarkan paten, merk, serta desain industri.

(Baca juga: Menteri Yasonna: Indonesia Serius Melindungi Hak Kekayaan Intelektual)

 

Di pameran ini, Kemenkumham juga membuka stand pendaftaran dengan one day service.

Masyarakat yang ingin mendaftarkan hak cipta perlu membawa KTP, contoh ciptaan, dan surat pernyataan kepemilikan hak cipta.

Biaya yang dikeluarkan untuk UKM sebesar Rp 200.000, sedangkan non-UKM sebesar Rp 400.000.

Indonesia pun telah menerapkan Patent Cooperation Treaty atau PCT yang merupakan sistem pendaftaram internasional untuk paten.

(Baca juga: Wakil Direktur Departemen Kekayaan Intelektual Curi 3 Lukisan di Hotel)

 

Diterapkan juga sistem Madrid Protocol yang merupakan sistem pendaftaran internasional untuk merk.

Diperkirakan sekitar 2.000 orang terlibat dan berpartisipasi dalam Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-18 ini.

Mereka terdiri dari perwakilan kementerian dan lembaga, provinsi, negara-negara sahabat, organisasi internasional, industri kreatif, perguruan tinggi, hingga Perwakilan Wilayah Kemenkumham se-Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: Tolong Utamakan 140 Juta Rakyat yang Belum Divaksinasi

Menkes: Tolong Utamakan 140 Juta Rakyat yang Belum Divaksinasi

Nasional
Jokowi: Selamat dan Terima Kasih Greysia/Apriyani!

Jokowi: Selamat dan Terima Kasih Greysia/Apriyani!

Nasional
Sebut Skenario Terburuk 70.000 Kasus Per Hari, Menkes: Alhamdulillah Puncaknya Itu 57.000, Sekarang Mulai Turun

Sebut Skenario Terburuk 70.000 Kasus Per Hari, Menkes: Alhamdulillah Puncaknya Itu 57.000, Sekarang Mulai Turun

Nasional
Menteri PPPA: Kesulitan Ekonomi Jadi Modus Utama Iming-iming kepada Korban TPPO

Menteri PPPA: Kesulitan Ekonomi Jadi Modus Utama Iming-iming kepada Korban TPPO

Nasional
ICW Duga Pimpinan KPK Tak Mau Tangkap Harun Masiku

ICW Duga Pimpinan KPK Tak Mau Tangkap Harun Masiku

Nasional
Mensos Risma Tekankan Pentingnya Gotong Royong dalam Penanganan Pandemi

Mensos Risma Tekankan Pentingnya Gotong Royong dalam Penanganan Pandemi

Nasional
Pinangki Tak Kunjung Dieksekusi, Anggota Komisi III Minta Kejagung Peka Tangani Kasus yang Disorot Publik

Pinangki Tak Kunjung Dieksekusi, Anggota Komisi III Minta Kejagung Peka Tangani Kasus yang Disorot Publik

Nasional
Kemenag Realokasikan Rp 1,981 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Kemenag Realokasikan Rp 1,981 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Covid-19 Diklaim Turun, Menkes: Presiden Ajak Kita Bersyukur tapi Tetap Waspada

Covid-19 Diklaim Turun, Menkes: Presiden Ajak Kita Bersyukur tapi Tetap Waspada

Nasional
Kemenag: Mobilitas Kiai Tinggi, Riskan Terkena Covid-19

Kemenag: Mobilitas Kiai Tinggi, Riskan Terkena Covid-19

Nasional
Sebaran Kasus Varian Alpha, Delta, dan Beta per 30 Juli, Terbanyak di DKI Jakarta

Sebaran Kasus Varian Alpha, Delta, dan Beta per 30 Juli, Terbanyak di DKI Jakarta

Nasional
KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Sengaja Rintangi Pencarian Harun Masiku

KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Sengaja Rintangi Pencarian Harun Masiku

Nasional
Soal Nasib PPKM, Menkes: Sudah Dibahas, Keputusan Disampaikan Presiden atau Menko

Soal Nasib PPKM, Menkes: Sudah Dibahas, Keputusan Disampaikan Presiden atau Menko

Nasional
Penundaan Eksekusi Dinilai Tak Wajar, Pinangki Diistimewakan Kejaksaan?

Penundaan Eksekusi Dinilai Tak Wajar, Pinangki Diistimewakan Kejaksaan?

Nasional
Besok, Dewas KPK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Besok, Dewas KPK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X