Ketua DPR Berharap Setya Novanto Tabah Jalani Hukuman

Kompas.com - 24/04/2018, 15:15 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (19/3/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinKetua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (19/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendoakan mantan Ketua DPR Setya Novanto tabah menjalani masa hukumannya. 

Pada persidangan hari ini, Selasa (24/4/2018), Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dalam kasus korupsi proyek e-KTP

"Yang pertama terkait Pak Novanto, kami semua di DPR ini prihatin dan terus mendoakan agar Beliau menghadapi cobaan yang Beliau hadapi sekarang," kata Bambang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca juga : Hakim Cabut Hak Politik Setya Novanto

Setya Novanto saat menghadiri sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). KPK menduga Setya Novanto melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait pengadaan proyek KTP elektronik.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Setya Novanto saat menghadiri sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). KPK menduga Setya Novanto melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait pengadaan proyek KTP elektronik.
Meski divonis bersalah, Bambang berharap kehormatan Novanto selaku mantan Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR tetap terjaga.

"Kami sendiri di DPR mendoakan Pak Novanto sebagai kolega kami yang telah melakukan banyak hal bagi DPR," lanjut Bamsoet.

Novanto divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca juga : Setya Novanto Divonis Bayar Uang Pengganti Sekitar Rp 66 Miliar

Novanto juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut majelis hakim, Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

"Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara 15 tahun," ujar ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan.

Hakim juga menyatakan mencabut hak politik Novanto hingga lima tahun setelah menjalani masa hukumannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X