Kompas.com - 24/04/2018, 13:12 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) mengamati kalender sebelum memimpin rapat terbatas tentang persiapan menyambut bulan Ramadhan dan Idulfitri 1439 Hijriah di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4). Presiden mengingatkan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, penyediaan bahan bakar minyak, sarana prasarana transportasi serta stabilitas keamanan jelang Idulfitri 1439 Hijriah. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/18.
PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) mengamati kalender sebelum memimpin rapat terbatas tentang persiapan menyambut bulan Ramadhan dan Idulfitri 1439 Hijriah di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4). Presiden mengingatkan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, penyediaan bahan bakar minyak, sarana prasarana transportasi serta stabilitas keamanan jelang Idulfitri 1439 Hijriah. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai, meski Jusuf Kalla memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo, peluangnya untuk diusung kembali terbentur ketentuan UU. 

Hal itu dikatakan Bambang menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas yang menempatkan JK di urutan teratas sebagai cawapres Jokowi.  

Ketua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (19/3/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Ketua DPR Bambang Soesatyo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (19/3/2018).
"Itu adalah realitas (elektabilitas Kalla tinggi), tapi realitas aturan atau hukum yang ada, Pak JK (Jusuf Kalla) masih dikaji apakah bisa ia mencalonkan diri" kata Bambang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca juga : Jusuf Kalla Tak Dimungkinkan Lagi Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPR ini berpendapat, jika peraturan perundang-undangan tak melarang Kalla kembali mendampingi Jokowi, maka pasangan Jokowi-JK merupakan pasangan yang ideal pada Pilpres 2019.

"Sebagai wakil presiden Jokowi yang sekarang eksis dan kemudian tetap diprediksi tinggi kalau nanti dicalonkan lagi sebagai wakil presidennya Pak Jokowi," kata Bambang.

"Namun kalau tidak, tentu hanya Pak Jokowi yang tahu siapa yang bisa meningkatkan elektabilitasnya yang bisa membantu dia dalam menyelesiakan tugas negara," lanjut dia.

Baca juga : Jusuf Kalla Tak Akan Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Meski secara hukum masih harus dikaji apakah Kalla bisa kembali mencalonkan diri, beberapa waktu lalu ia tegas menyatakan tak akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

"Saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga segi umur, biarkan yang lebih muda," ujar Kalla, yang lahir pada Mei 1942, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Seperti diketahui, Kalla sudah dua kali menjabat wapres, yaitu mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009, dan periode kali ini, bersama Jokowi hingga 2019. 

Baca juga : Survei Kompas: JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

Meski tak akan maju kembali, Kalla menegaskan dukungannya kepada Jokowi untuk kembali bertarung pada Pilpres 2019. "Pak Jokowi kan masih muda dibanding saya. Otomatis dukung, Beliau maju. Ya tentu kita mendukung Beliau. Bagaimana caranya nanti kita lihat," ujar Kalla.

Survei Litbang Kompas

Survei Litbang Kompas menunjukkan, Kalla paling banyak dipilih responden untuk kembali maju di Pilpres 2019 mendampingi Presiden Joko Widodo.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X