Setya Novanto Pernah Minta Dirawat oleh Dokter Terawan

Kompas.com - 23/04/2018, 13:12 WIB
Dokter RS Premier Jatinegara Glen S Dunda saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/4/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINDokter RS Premier Jatinegara Glen S Dunda saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua DPR Setya Novanto pernah meminta agar dia dirawat dokter Terawan Agus Putranto.

Permintaan itu diajukan Novanto saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Premier Jatinegara pada September 2017.

Hal itu dikatakan dokter RS Premier, Glen S Dunda, saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (23/4/2018).

Glen bersaksi untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

" Dokter Terawan yang dimaksud adalah Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Mayjen TNI Terawan," ujar Glen kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: 5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Menurut Glen, atas permintaan Novanto itu, dia berkomunikasi dengan dokter Terawan.

Saat itu, Glen berencana mengajukan surat rujukan agar Novanto mendapat perawatan atas diagnosis penyempitan saluran pernapasan.

Akan tetapi, menurut Glen, Novanto tidak jadi mendapat perawatan oleh dokter yang terkenal dengan metode "cuci otak" tersebut.

"Akhirnya dia (Terawan) menunda. Distabilkan dulu, baru nanti dirujuk ke sana. Karena waktu itu jantung Novanto masih bermasalah," kata Glen.

Baca juga : Ini Alasan Dokter Bimanesh Merawat Inap Setya Novanto

Dalam kasus ini, Bimanesh Sutarjo didakwa bersama-sama dengan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Hal itu dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Saat itu, Novanto merupakan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X