Kompas.com - 23/04/2018, 07:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang lanjutan perkara penipuan dan penggelapan serta pencucian uang oleh First Travel memasuki babak akhir.

Dalam sidang pada Senin (23/4/2018), jaksa mengagendakan pemeriksaan ketiga terdakwa, yakni Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

"Agenda hari ini khusus pemeriksaan terdakwa," ujar Jaksa Heri Jerman saat dikonfirmasi, Senin pagi.

Dihubungi terpisah, pengacara ketiga terdakwa, Wawan Ardianto mengatakan, tak ada persiapan khusus untuk menghadapi agenda sidang hari ini.

Kliennya akan menjelaskan seterang-terangnya soal aktivitas First Travel selama inj dalam pemberangkatan jemaah umrah.

Baca juga : Rekening First Travel dari Disebut Menyusut Setelah Dibekukan, Ini Kata Polri

"Siap atau tidak wajib dilakukan pemeriksaan supaya bisa terungkap fakta sebenarnya yang dialami terdakwa maupun proses dalam melaksanaan umrah," kata Wawan.

Dalam sidang-sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Depok telah menghadirkan sejumlah saksi yakni calon jemaah yang gagal berangkat, para agen, kepala cabang First Travel di daerah, serta sejumlah pihak yang berkaitan dengan para terdakwa.

Selain itu, juga dihadirkan ahli antara laun dari Pusat Pelaporan dan Analisia Data Keuangan serta Kementerian Agama.

Pihak terdakwa juga telah menghadirkan sakai meringankan serta ahli.dalam persidangan tersebut.

Baca juga : Kiki First Travel Belikan Apartemen, Mobil, dan Hadiah untuk Mantan Pacar

Sebelumnya, jaksa penuntut umum mendakwa ketiga terdakwa melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka.

Ketiga orang itu dianggap menggunakan dana calon jemaah Rp 905 miliar.

First Travel menawarkan paket promo umrah murah seharga Rp 14,3 juta. Mereka menjanjikan calon jemaah diberangkatkan satu tahun setelah pembayaran dilunasi.

Pada kenyataannya, hingga dua tahun berlalu, para korban tak kunjung diberangkatkan.

Kompas TV Jaksa menghadirkan Esti Agustin dalam sidang lanjutan perusahaan perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.