Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Kompas.com - 19/04/2018, 23:32 WIB
Presiden Joko Widodo kembali mendapat dukungan dari PDI Perjuangan untuk maju kembali dalam Pilpres 2019 dalam acar rakernas III PDI-P di Bali, Jumat (23/2/2018). Twitter PDI PerjuanganPresiden Joko Widodo kembali mendapat dukungan dari PDI Perjuangan untuk maju kembali dalam Pilpres 2019 dalam acar rakernas III PDI-P di Bali, Jumat (23/2/2018).
Penulis Moh Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menggungguli partai politik peserta Pemilu 2019 lainnya berdasarkan hasil survei Cyrus Network.

Sebanyak 26,9 persen publik menjatuhkan pilihannya ke PDI-P, jika Pemilu digelar saat ini.

"PDI-P paling tinggi 26,9 persen. PDI-P angkanya tinggi jaraknya lumayan jauh dengan partai kedua," kata Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto ketika merilis hasil survei lembaganya di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Menyusul Partai Golkar dan Gerindra dengan 11,5 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 7,3 persen, Partai Demokrat 5,0 persen.


Baca juga : Golkar Dinilai Tak Punya Tokoh yang Mampu Tingkatkan Elektabilitas Partai

"Golkar sama dengan Gerindra. Ini yang menarik Golkar, ini agak terseok-seok," kata Eko.

Menyelinap di antara PPP adalah Partai Perindo. Adapun PPP dan Perindo sama-sama mengantongi 4,3 persen suara publik.

Bahkan, perolehan suara Perindo tersebut lebih unggul dibanding dengan PKS sebesar 3,5 persen.

"Menarik Perindo, partai baru tapi menjadi partai menengah. Setara dengan PPP dan di atas PKS," ungkap Eko.

Baca juga : Survei Median, Cuma PDI-P dan Gerindra yang Suaranya Naik

Selanjutnya Partai Nasdem dengan 3,3 persen, PAN 1,5 persen, Partai Hanura 1,0 persen, Partai Berkarya 0,8 persen.

Lalu, PSI 0,3 persen, Partai Garuda 0,3 persen dan PBB 0,2 persen. Sedangkan PKPI tak masuk survei lantaran baru ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019.

Sisanya belum memutuskan sebesar 13,6 persen, tidak memilih 0,8 persen dan tidak menjawab/rahasia 3,8 persen.

Margin of error dalam survei ini kurang lebih 3 persen. Artinya, hasil survei tersebut bisa bertambah atau berkurang 3 persen.

Survei tersebut dilaksanakan pada 27 Maret – 3 April 2018. Metode survei menggunakan multistage random sampling. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

Total responden sebanyak 1.230 orang yang berasal dari 123 desa/kelurahan di 34 provinsi se-Indonesia dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Sementara itu sumber pendanaan survei diklaim dari internal Cyrus Network.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X