Kata Fadli Zon, Tak Ada Kendala Logistik untuk Menangkan Prabowo - Kompas.com

Kata Fadli Zon, Tak Ada Kendala Logistik untuk Menangkan Prabowo

Kompas.com - 17/04/2018, 09:11 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah adanya persoalan logistik untuk memenangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Fadli menanggapi isu logistik yang disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Hashim pernah mengungkapkan bahwa Prabowo mempertimbangkan faktor logistik dan kesehatan untuk maju sebagai calon presiden (capres).

"Logistik enggak ada masalah," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Desmond: Pernyataan Hashim soal Logistik Prabowo Kurang Itu Pendapat Pribadi

Fadli mengatakan, pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 berlangsung serentak sehingga tidak memakan biaya kampanye yang besar.

Sebab, setiap kader Gerindra yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) otomatis akan mengampanyekan Prabowo sebagai capres.

Dengan demikian, semua caleg Gerindra menjadi tim sukses Prabowo di Pilpres 2019.

"Kami semuanya bertempur dengan satu front besar, termasuk pileg. Setiap caleg Gerindra adalah tim sukses dalam pemenangan presiden. Itu ribuan orang nanti. Jadi, kami enggak ada masalah logistik. Logistik itu persoalan kecil," lanjut Fadli.

Baca juga: Gerindra Pastikan Pencalonan Prabowo pada Pilpres 2019 Tak Terganjal Logistik

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum pencalonan, antara lain faktor kesehatan dan logistik.

"Kan, ada banyak faktor, ada faktor kesehatan. Tentu cukup atau tidak logistiknya, kan, harus begitu," ujar Hashim saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).


Kompas TV Pemilihan Presiden 2019 kemungkinan besar akan menggulang persaingan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X