Dokter Bimanesh Khawatir RS Permata Hijau Dituntut jika Tolak Novanto

Kompas.com - 16/04/2018, 14:59 WIB
Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo mengenakan baju tahanan KPK memasuki mobil usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1/2018). Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu ditahan setelah diperiksa selama lebih dari 12 jam terkait kasus dugaan merintangi penyidikan perkara KTP Elektronik yang menjerat mantan Ketua DPR Setya Novanto. ANTARA FOTO / ROSA PANGGABEANDokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo mengenakan baju tahanan KPK memasuki mobil usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1/2018). Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu ditahan setelah diperiksa selama lebih dari 12 jam terkait kasus dugaan merintangi penyidikan perkara KTP Elektronik yang menjerat mantan Ketua DPR Setya Novanto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo sempat khawatir saat Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya menolak mengeluarkan surat rawat terhadap mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Saat itu, Novanto disebut mengalami kecelakaan mobil tunggal di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan Direktur RS Medika Permata Hijau dokter Hafil Budianto Abdulgani saat bersaksi dalam sidang perkara dokter Bimanesh.

"Katanya bapak Setya Novanto adalah pejabat sehingga harus ditangani karena beliau khawatir RS bisa dituntut kalau sampai ditolak," ujar Hafil dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/4/2018).

(Baca juga : Direktur RS Permata Hijau Heran Bawahannya Minta Persetujuan Rawat Novanto)

Bimanesh memberi penjelasan tersebut dalam keterangan tertulis yang diminta dewan direksi dan komisaris RS Medika Permata Hijau.

Dalam penjelasan itu, Bimanesh tak sepakat dengan penolakan Michael.

Saat itu, Michael beralasan belum melihat fisik pasien sehingga tak bisa dikeluarkan surat rawat.

"Tapi Bimanesh merasa pasien tersebut (Novanto) harus dirawat," kata Hafil.

(Baca juga : Dokter Ini Merasa Ada 7 Kejanggalan dalam Data Visum Setya Novanto)

Hafil mengatakan, dalam keterangan tertulis itu, Bimanesh juga memberi masukan untuk rumah sakit.

Menurut Bimanesh, rumah sakit harus lebih tanggap jika ada setingkat pejabat, presiden, ataupun menteri yang butuh dirawat segera di RS Medika Permata Hijau.

"Kami anggap tiap masukan sama. Saya menerima masukan apapun," kata Hafil.

Dalam kasus ini, Bimanesh ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi atas dugaan merintangi penyidikan.

Saat itu, Novanto sedang dalam pengejaran KPK lantaran mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

 

Kompas TV Dalam persidangan di pengadilan Tipikor Jakarta, terdakwa Fredrich Yunadi protes perihal pemberian obat-obatannya di rutan KPK.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X