Gerindra: Kalau Prabowo jadi Cawapres Jokowi, 2024 Bisa Jadi Presiden

Kompas.com - 14/04/2018, 09:39 WIB
Kompas TV Golkar juga menyambut baik jika PKS benar akan bergabung dengan koalisi Gerindra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengakui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpeluang besar menjadi presiden di 2024.

Peluang itu terbuka apabila Prabowo mau menerima tawaran untuk menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di pilpres 2019.

"Kalau ambisi pribadi, beliau terima saja lah jadi cawapres Jokowi. Lima tahun lagi jadi Presiden kan. Karena seluruh survei, kalau Jokowi Prabowo bersatu, selesai itu barang," kata Andre kepada Kompas.com, Sabtu (14/4/2018).

Namun, Andre menegaskan bahwa Prabowo ingin menjadi Presiden bukan karena ambisi pribadi. Menurut dia, Prabowo ingin maju sebagai capres karena gelisah dengan kondisi masyarakat yang ekonominya makin sulit saat ini.

"Kalau ambisi pribadi, cari aman saja, ikut Pak Jokowi, duit enggak keluar, duduk jadi wapres, abis itu jadi Presiden. Tapi bukan karena ambisi," tegas Andre.

Oleh karena itu, lanjut Andre, Prabowo langsung menolak dengan tegas saat Jokowi menawarkan dirinya menjadi cawapres.

Andre pun membantah Prabowo pernah mengirim utusan ke Istana untuk menanyakan apakah tawaran posisi cawapres masih berlaku.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi mengungkapkan, Jokowi sempat menanyakan pendapatnya jika ia menggandeng Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2019.

Romi mengaku menyambut baik ide Jokowi tersebut.

Prabowo, kata Romi, juga mengapresiasi tawaran Jokowi. Romi mengungkapkan, saat itu Prabowo merasa terhormat karena mendapatkan tawaran dari Jokowi untuk menjadi cawapres.

Ia mengatakan, dua pekan yang lalu, Prabowo mengirim utusan ke Jokowi untuk menanyakan kelanjutan tawaran cawapres.

Namun, kata Romi, Jokowi belum bisa menjawab karena masih harus mendengar masukan dari semua ketua umum parpol yang beberapa di antaranya masih berada di luar negeri atau masih disibukkan urusan partai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.