Novanto Nilai Tuntutan terhadapnya Seharusnya Setara Andi Mallarangeng

Kompas.com - 13/04/2018, 14:06 WIB
Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (13/4). Sidang tersebut mengagendakan pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa dan penasehat hukum. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (13/4). Sidang tersebut mengagendakan pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa dan penasehat hukum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Setya Novanto menilai tuntutan 16 tahun penjara tidak adil baginya.

Menurut dia, tuntutan jaksa terhadapnya seharusnya setara dengan terdakwa dalam kasus lain, yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng.

Hal itu dikatakan Novanto saat membacakan nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (13/4/2018).

"Seharusnya jaksa menjatuhkan tuntutan kepada saya yang tidak jauh berbeda dengan tuntutan terhadap terdakwa Andi Alfian Mallarangeng," ujar Novanto.

 

(Baca juga: Novanto Baca Puisi, Istri Mengusap Air Mata, Hakim Mengerutkan Dahi)

Dalam surat tuntutan, jaksa menuntut supaya Novanto membayar uang pengganti sebesar 7,4 juta dollar Amerika Serikat. Menurut jaksa, Novanto adalah pemilik sebenarnya dari uang tersebut.

Menurut jaksa, meskipun Novanto tidak menerima fisik uang secara langsung, Novanto dapat dikatakan sebagai beneficial owner, atau pemilik sebenarnya dari uang itu.

Dalam surat tuntutan, jaksa menggunakan yurisprudensi beberapa putusan pengadilan sebelumnya. Salah satunya, putusan terhadap Andi Mallarangeng dalam kasus korupsi terkait proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

(Baca juga: Novanto Akui Ada Bagi-bagi Duit E-KTP, tapi Menolak Bertanggungjawab)

Menurut jaksa, meski Andi Mallarangeng tidak menerima uang secara langsung, atau melalui adiknya, dia dapat tetap diminta pertanggungjawaban pidana. Pada Juni 2014 lalu, Andi Mallarangeng dituntut 10 tahun penjara.

Novanto kemudian membandingkan tuntutan 16 tahun penjara yang disampaikan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Apabila jaksa berkesimpulan bahwa tidak menjadi soal apakah secara fisik uang tersebut diterima oleh saya atau tidak, maka seharusnya tuntutan kepada saya tidak jauh berbeda," kata Novanto.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Nasional
KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

Nasional
LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

Nasional
 2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

Regional
Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Regional
Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Nasional
Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Nasional
Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Regional
Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Internasional
BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

Nasional
Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Nasional
'Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima'

"Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima"

Internasional
Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

Regional
Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

Regional

Close Ads X