Jokowi ke Papua, Tinjau Jembatan Holtekamp hingga Kunjungi Asmat

Kompas.com - 11/04/2018, 11:28 WIB
Presiden RI Joko Widodo didampingi sejumlah menteri saat meninjau lokasi proyek pengerjaan tahap satu jalur ganda (double track) KA Bogor-Sukabumi di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/4/2018). Kementerian Perhubungan menargetkan jalur ganda Bogor-Sukabumi sepanjang 57 kilometer dapat selesai pada tahun 2020. KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADIPresiden RI Joko Widodo didampingi sejumlah menteri saat meninjau lokasi proyek pengerjaan tahap satu jalur ganda (double track) KA Bogor-Sukabumi di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/4/2018). Kementerian Perhubungan menargetkan jalur ganda Bogor-Sukabumi sepanjang 57 kilometer dapat selesai pada tahun 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Rabu (11/4/2018) pagi, bertolak ke Provinsi Papua dalam rangka kunjungan kerja. Berdasarkan siaran pers resmi Istana, Presiden akan menghadiri sejumlah acara di Papua.

Pertama, Jokowi mengunjungi Kota Jayapura. Di sana, Jokowi akan membagikan sertifikat lahan dan meninjau pembangunan Pasar Mama Mama.

Presiden yang datang bersama Ibu Negara Iriana akan menginap di Kota Jayapura. Kamis (12/4/2018) keesokan hari, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerja meninjau jembatan Holtekamp di atas Teluk Youtefa.

(Baca juga: Ikon Baru Jayapura Rampung Juli 2018)

 

Jembatan sepanjang 732 meter tersebut menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh dari dan ke dua daerah itu menjadi terpangkas dari yang semula 2,5 jam menjadi 1 jam saja.

Setelah meninjau jembatan, Presiden juga akan mengunjungi Kabupaten Asmat. Di sana, Presiden ingin memastikan penanganan pascakejadian luar biasa campak dan gizi buruk di kabupaten tersebut.

Presiden akan menghadiri pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan anak-anak di kabupaten itu. Presiden Jokowi juga akan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Papua, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.

Kompas TV Unjuk Rasa di Papua Ini Dipicu Isu Pembakaran Kitab Suci

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Nasional
582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional
CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Nasional
Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Nasional
Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

Nasional
Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Nasional
Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Nasional
Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan 'Taliban'

Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan "Taliban"

Nasional
Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X