Mahfud MD Sebut Isu Penyerangan Ulama Sengaja "Digoreng" untuk Adu Domba Jelang Pilkada - Kompas.com

Mahfud MD Sebut Isu Penyerangan Ulama Sengaja "Digoreng" untuk Adu Domba Jelang Pilkada

Kompas.com - 04/04/2018, 19:28 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Jakarta, Kamis (16/11/2017) Kompas.com/YOGA SUKMANA Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Jakarta, Kamis (16/11/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com — Pakar hukum tata negara Mahfud MD mengaku prihatin dengan maraknya pemberitaan hoaks soal penyerangan ulama oleh orang dengan gangguan jiwa.

Bahkan, lebih dari 90 persen kasus yang ramai di media sosial merupakan berita bohong. Ia menduga ada niat mengadu domba di balik penggorengan isu tersebut jelang pilkada.

"Saya lihat berita hoaks ini, ada kemungkinan adu domba pesta demokrasi," ujar Mahfud dalam diskusi di PTIK, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

(Baca juga: Mahfud MD: Tak Ada Satu Pilkada pun yang Tidak Curang...)

Mahfud menduga hal ini berkaitan dengan hiruk-pikuk Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu ketika ramai politik identitas dan SARA ditonjolkan. Pihak yang berada di belakang layar itu sengaja mengadu domba agar masyarakat ribut dan terpecah belah.

Padahal, kata dia, penyerangan terhadap tokoh agama bukan hal yang baru di Indonesia. Misalnya, kata dia, ada kasus perselingkuhan istri kiai dengan sopirnya.

"Kemudian sopir dan istrinya itu bunuh kiainya," kata Mahfud.

(Baca juga: Negara Jangan Anggap Remeh Pengaruh Ujaran Kebencian dan Hoaks)

 

Mahfud juga mengapresiasi ditangkapnya kelompok Muslim Cyber Army yang salah satunya berkontribusi menyebarkan hoaks soal penyerangan ulama. Ia meminta Polri mengungkap tuntas hingga pihak yang menunjang aktivitas kelompok tersebut.

"Saya kira polisi harus ungkap secara profesional," kata Mahfud.

Kompas TV Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum pasti kebenarannya.

 


Komentar

Terkini Lainnya

Persatuan Ojek Online Akan Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

Persatuan Ojek Online Akan Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

Megapolitan
Lahir Kembar, Anak Sapi di Banyuwangi Ini Bernama Valentine dan Valentino

Lahir Kembar, Anak Sapi di Banyuwangi Ini Bernama Valentine dan Valentino

Regional
Polisi AS Masih Buru Pria Setengah Bugil yang Tembak Mati 4 Orang

Polisi AS Masih Buru Pria Setengah Bugil yang Tembak Mati 4 Orang

Internasional
5 Berita Populer: Cerita Pertemuan Anies dengan Erdogan dan Paduan Suara Indonesia Menang Lagi di Eropa

5 Berita Populer: Cerita Pertemuan Anies dengan Erdogan dan Paduan Suara Indonesia Menang Lagi di Eropa

Internasional
Survei Kompas: Jokowi 55,9 Persen, Prabowo 14,1 Persen

Survei Kompas: Jokowi 55,9 Persen, Prabowo 14,1 Persen

Nasional
Indonesia Kirim Guru ke Korea untuk Pelajari HOTS

Indonesia Kirim Guru ke Korea untuk Pelajari HOTS

Edukasi
Ketiga Terdakwa Akan Diperiksa dalam Sidang First Travel

Ketiga Terdakwa Akan Diperiksa dalam Sidang First Travel

Nasional
Berita Populer: Dampak China Larang Impor Sampah, hingga Manusia Tertua Wafat

Berita Populer: Dampak China Larang Impor Sampah, hingga Manusia Tertua Wafat

Internasional
Pertama Kali di Dunia, Ratusan Napi Gelar Pentas Seni di TIM

Pertama Kali di Dunia, Ratusan Napi Gelar Pentas Seni di TIM

Nasional
Saat Rizal Ramli dan Sandiaga Bahas Pilpres 2019 di Kafe Balai Kota

Saat Rizal Ramli dan Sandiaga Bahas Pilpres 2019 di Kafe Balai Kota

Megapolitan
Dari Ajang Lokal, Handy Hartono Optimistis Batik Karawang Bakal Mendunia

Dari Ajang Lokal, Handy Hartono Optimistis Batik Karawang Bakal Mendunia

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Wilayah Jabodetabek Siang hingga Malam Nanti

Hujan Diprediksi Guyur Wilayah Jabodetabek Siang hingga Malam Nanti

Megapolitan
Mien Uno, Perempuan yang Selalu Jadi Inspirasi Sandiaga

Mien Uno, Perempuan yang Selalu Jadi Inspirasi Sandiaga

Megapolitan
Perangi 'Illegal Fishing', Pemprov Gorontalo Bentuk Satgas Gabungan

Perangi "Illegal Fishing", Pemprov Gorontalo Bentuk Satgas Gabungan

Regional
Moeldoko: Generasi Muda Harus Memupuk Rasa Cinta Terhadap Budaya

Moeldoko: Generasi Muda Harus Memupuk Rasa Cinta Terhadap Budaya

Nasional

Close Ads X